LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM – Pencurian pelat baja terjadi pada Jembatan Rumadian – Dian, di Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).
Pantauan di lokasi, Senin (26/1/2026) pukul 17:00 Wit pelat jembatan yang sebelumnya diletakan di sisi arah Ohoi (Desa) Rumadian tekah dipindahkan ke jalan masuk bekas destinasi wisata Hoat Tamngil.
Namun volumenya berkurang dari sebelum dibongkar pasca ambruknya jembatan pada 11 Maret 2025 lalu.
Sementara, dari sisi Ohoi Dian masih tersisa tiga tumpukan pelat baja, dengan jumlah yang berbeda per tumpukan.
Sedangkan, di jarak sekitar 20 meter ada empat pelat besi yang sengaja ditaruh dan ditutup daun kelapa.
Salah satu warga yang enggan namanya disebutkan menuturkan, warga sempat mengagalkan upaya pencurian tersebut.
“Kejadian sekira Sabtu malam 24 Januari 2026, saat mobil L300 hendak mengangkut pelat baja tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, untung pihak pemuda berhasil menggagalkan upaya tersebut sehingga pelat besi tidak terangkut.
“Kami menduga ini bukan kali pertama, namun sudah beberapa kali terjadi,” pungkasnya.
Kepala Bidang Bina Marga PUPR Maluku Miranda Ohoitimur saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsaap menyatakan segera menindaklanjuti.
“Akan ada staf yang turun untuk mengkroscek,” kata dia.






