“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mahir secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berbicara yang percaya diri. English Speaking Contest ini menjadi wadah yang tepat untuk menunjukkan bakat mereka, sekaligus belajar dari teman-teman lintas fakultas,” ujar Yusman Tuhulele.
Yusman menambahkan, kolaborasi lintas fakultas juga memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa dalam menghadapi audiens yang beragam:
“Dengan melibatkan peserta dari berbagai fakultas, mahasiswa belajar beradaptasi, memahami audiens berbeda, dan meningkatkan skill komunikasi mereka. Ini penting untuk mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja dan interaksi profesional di masa depan,” lanjutnya.
English Speaking Contest ini berlangsung selama dua hari, 8 hingga 9 Desember 2025, dengan total 109 penampil dari ketiga jenis lomba.
Penilaian dilakukan oleh juri yang berasal dari dalam dan luar prodi, sehingga hasil penilaian bersifat objektif dan adil.
Dengan antusiasme yang tinggi dari mahasiswa dan partisipasi lintas fakultas, penyelenggara berharap English Speaking Contest berikutnya dapat digelar dengan skala lebih besar, lebih meriah, dan lebih kompetitif, sehingga semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk mengekspresikan bakat serta keterampilan mereka di bidang bahasa Inggris.(*)







