AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Bandara Internasional Pattimura Ambon menanam 1.366 bibit pohon di wilayah Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah sebagai bagian dari program Injourney Airports Alam Lestari yang dijalankan PT Angkasa Pura Indonesia sepanjang 2025.
Program penghijauan ini menyasar kawasan sekitar bandara yang berbatasan langsung dengan Negeri Laha dan Negeri Tawiri di Kota Ambon, serta Negeri Hatu di Kabupaten Maluku Tengah.
Kegiatan tersebut menjadi upaya konkret perusahaan dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Maluku.
General Manager Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton mengatakan, program ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan di sekitar bandara.
“Lebih dari sekadar angka, kami berharap semangat kepedulian terhadap lingkungan ini dapat terus terjaga,” ujar Johan.
Ia menambahkan, total nilai program lingkungan yang dijalankan Bandara Pattimura Ambon pada 2025 mencapai Rp176,4 juta, yang diwujudkan melalui penanaman pohon hingga rehabilitasi kawasan pesisir.
Penanaman dilakukan dengan melibatkan Komunitas Green Moluccas Ambon dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Waihapu Batumerah.
Kolaborasi ini menghasilkan penanaman 166 bibit pucuk merah dan tabebuya di area bandara, 100 bibit di wilayah Kota Ambon, serta 100 bibit ketapang kencana dan bintangor di Maluku Tengah.
Selain itu, sebanyak 1.000 bibit mangrove juga ditanam di wilayah Maluku Tengah.
Menurut Johan, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga dari keterlibatan berbagai pihak.
“Kami mengajak pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat untuk bersama-sama menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Ambon, Pangkalan TNI AU Pattimura Ambon, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, serta unsur komunitas bandara dan pemerintah negeri setempat.(*)







