JENDELAMALUKU.COM – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kecamatan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), menyebabkan gangguan pada sistem kelistrikan.
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Hitu, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon, saat ini terus melakukan upaya pemulihan agar pasokan listrik di wilayah tersebut kembali normal.
Gangguan listrik terjadi pada 14 Maret 2026 sekitar pukul 20.01 WIT setelah hujan lebat disertai angin kencang menumbangkan dua pohon, yakni pohon beringin dan pohon gonda.
Kedua pohon tersebut menimpa jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) di jalur antara Dusun Uwe dan Dusun Kapule Jaya.
Menanggapi kejadian tersebut, petugas PLN dari ULP Hitu langsung melakukan manuver jaringan untuk mempercepat proses penormalan sistem.
Upaya tersebut membuat sebagian wilayah di Manipa dapat kembali menikmati pasokan listrik pada malam yang sama, sementara tim di lapangan terus menelusuri jaringan guna memastikan lokasi gangguan secara lebih rinci.
Proses pencarian titik gangguan dilanjutkan pada 15 Maret 2026 oleh petugas dari Posko 51 Manipa.
Penyisiran jaringan memakan waktu hingga delapan jam karena medan yang sulit dijangkau.
Petugas harus menggunakan perahu untuk mencapai area tertentu dan kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menembus kawasan hutan guna memeriksa jalur jaringan listrik.
Dari hasil penelusuran tersebut, petugas menemukan dua pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik di jalur antara Dusun Uwe dan Dusun Kapule Jaya.
Setelah itu, tim melakukan pembersihan lokasi gangguan sekaligus mengidentifikasi material yang dibutuhkan untuk perbaikan jaringan.
Pada 16 Maret 2026, material perbaikan dikirim dari ULP Hitu menuju lokasi gangguan di Manipa.
Petugas kemudian melanjutkan pekerjaan perbaikan jaringan distribusi agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat.
Di hari yang sama, sebagian besar sistem kelistrikan di wilayah Manipa telah kembali normal.
Meski demikian, masih terdapat satu gardu distribusi dengan 135 pelanggan di wilayah Dusun Kapule Jaya yang berada di ujung jaringan dan masih terdampak.
PLN menyatakan terus melakukan upaya percepatan agar seluruh pelanggan dapat kembali menikmati layanan listrik secara normal.
General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menegaskan, perusahaan terus berupaya maksimal dalam menangani gangguan kelistrikan agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
“PLN berkomitmen untuk memberikan pelayanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat. Petugas kami terus bekerja di lapangan untuk mempercepat proses pemulihan hingga seluruh pelanggan dapat kembali menikmati pasokan listrik secara normal,” ujarnya.







