BeritaLifestyle

Tayang Lebaran 2026, “Pelangi di Mars” Hadirkan Petualangan Epik Anak Indonesia di Planet Merah

×

Tayang Lebaran 2026, “Pelangi di Mars” Hadirkan Petualangan Epik Anak Indonesia di Planet Merah

Sebarkan artikel ini
18/3/2026 - Pelangi di Mars
Pelangi di Mars tayang perdana saat Lebaran 2026, menghadirkan kisah petualangan anak Indonesia yang lahir dan tumbuh di Planet Mars.

AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Film fiksi ilmiah keluarga Pelangi di Mars resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026, bertepatan dengan momen libur Idul Fitri 1447 H.

Disutradarai oleh Upie Guava dan diproduksi Mahakarya Pictures, film ini menghadirkan kisah petualangan emosional berlatar masa depan, tepatnya tahun 2090.

Cerita berpusat pada Pelangi (Messi Gusti), gadis 12 tahun yang menjadi manusia pertama yang lahir dan tumbuh di Planet Mars.

Ditinggalkan oleh ibunya, Pratiwi (Lutesha), serta koloni manusia lainnya, Pelangi menjalani hidup dalam kesendirian bersama robot-robot terbengkalai.

Dalam perjalanannya, Pelangi bersama para robot seperti Batik, Sulil, Kimchi, Yoman, dan Petya memulai misi mencari mineral langka Zeolith Omega yang diyakini mampu memurnikan air di Bumi.

Baja Juga :  Empat Dapur Program Makan Bergizi Gratis Beroperasi Optimal di Maluku Tenggara

Film ini juga diperkuat deretan aktor ternama seperti Rio Dewanto, Livy Renata, serta Myesha Lin yang memerankan Pelangi kecil.

Dikerjakan selama hampir enam tahun, film ini menjadi wujud dedikasi ratusan kreator dari seluruh Indonesia, mulai dari animator hingga VFX artist.

Pelangi di Mars digadang-gadang sebagai tonggak baru dalam industri perfilman nasional, khususnya dalam pemanfaatan teknologi animasi, CGI, dan visual effects (VFX).

Selain itu, film ini juga memberi ruang apresiasi lebih bagi para voice actor dan body actor yang selama ini jarang mendapat sorotan.

Produser Dendi Reynando menyebut proyek ini sebagai karya kolektif penuh dedikasi.

Baja Juga :  636 ASN PPPK Dilantik Serentak, Pemprov Maluku Tambah Kekuatan Pelayanan Publik

“Pelangi di Mars jauh lebih besar dari sekadar saya dan Upie; film ini adalah milik kita semua, milik ratusan orang yang telah menaruh hatinya di sini,” ungkapnya.

Terinspirasi dari film-film ikonik seperti Jurassic Park dan Star Wars, Upie Guava menghadirkan film ini untuk membangkitkan imajinasi anak-anak Indonesia.

“Saya ingin anak-anak Indonesia percaya bahwa mereka boleh bermimpi setinggi langit, dan mereka mampu menggapainya,” ujarnya.

Dengan dukungan teknologi XR dan visual mutakhir, Pelangi di Mars diharapkan menjadi standar baru film fiksi ilmiah keluarga di Indonesia sekaligus menjadi tontonan spesial Lebaran bagi seluruh keluarga.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM