LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM – Bentrokan antar pemuda terjadi di Desa Danar Ternate, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Kamis (26/3/2026) malam.
Bentrok tersebut melibatkan kelompok pemuda dari Kompleks Danar Ternate Ohoitom dan Kompleks Danar Ternate, yang bermula dari saling maki antar pemuda setempat.
Kasi Humas Polres Malra, Wandi Puasa menjelaskan, insiden terjadi sekitar pukul 22.00 WIT ketika seorang pemuda bernama Marcel Ohoitenan melintas dengan sepeda motor kencang di depan rumah Alandi Muinsaleh Sangaji, yang saat itu sedang berkumpul bersama rekan-rekannya.
Tak lama kemudian, terjadi saling maki dan lempar batu di sekitar Masjid Al-Mathar.
“Istri dari Marcel Ohoitenan yang merasa tidak terima atas makian tersebut, lantas mendatangi rumah Marcel Ohoitenan untuk melaporkan kejadian itu kepada pihak desa. Namun, situasi justru memanas,” ujarnya.
Selanjutnya, Alandi Muinsaleh Sangaji bersama rekan-rekannya membalas dengan melempar kelompok remaja di depan masjid.
“Bentrok pun tak terhindarkan, dan terjadi konsentrasi massa dari kedua kelompok yang berujung aksi saling serang,” tambahnya.
Aparat kepolisian segera turun ke lokasi untuk membubarkan massa dan mengendalikan situasi hingga kembali kondusif.
Namun, bentrokan kembali pecah sekitar pukul 02.00 WIT dini hari akibat provokasi antar kelompok pemuda dari Kompleks Ohoitom dan Danar Ternate.
“Satu pemuda atas nama Aimar Raharusun yang sempat dinyatakan hilang dalam bentrok tersebut, kemudian ditemukan tewas dan sementara dibawa ke RSU Karel Sadsuitubun,” jelasnya.
Kapolres Malra AKBP Rian Suhendi turun langsung memimpin personel untuk memisahkan kedua kelompok yang terlibat dan menenangkan situasi.
“Saat ini, Brimob Batalion C Pelopor telah tiba di lokasi dan bergandengan tangan membantu personel Polres Malra untuk meredakan situasi,” pungkasnya.
Daftar korban bentrok pemuda Ohoitom Danar Ternate:
- Kompol Djufri Jawa – luka panah pada lengan kanan.
- AKP Barry Talabessy, S.Pd., S.H., M.H – luka panah pada tempurung lutut kaki kanan.
- Fahri Farhan Hanubun, 22 tahun, warga Danar Ohoitom – luka panah wayer pada lengan kiri.
- Muhammad Sahlan Sedubun, 17 tahun, warga Danar Ohoitom – luka panah wayer pada dada sebelah dalam.
- Abu Bakar Raharusun, 37 tahun, warga Danar Ohoitom – luka panah wayer pada dada kiri bagian bawah.







