TUAL, JENDELAMALUKU.COM – Sebanyak 22 personel dari Polres Tual yang tergabung dalam Bantuan Kendali Operasi (BKO) dikerahkan untuk mengamankan situasi bentrokan antar pemuda di Desa Danar Ternate, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (26/3/2026) malam hingga Jumat (27/3/2026) dini hari tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, tiga warga mengalami luka-luka, serta tiga anggota kepolisian turut mengalami cedera.
Puluhan personel BKO itu dipimpin oleh IPDA Nelson Grey Jalmav selaku perwira pengendali lapangan.
Bentrokan melibatkan dua kelompok pemuda dari Kompleks Ohoitom dan Kompleks Danar Ternate. Insiden dipicu oleh kesalahpahaman yang kemudian berkembang menjadi aksi saling serang menggunakan batu dan panah wayer.
Setelah menerima laporan kejadian, aparat kepolisian langsung bergerak cepat dengan menurunkan personel untuk mengamankan lokasi sekaligus meredam konflik yang terjadi.
Kabag Ops Polres Tual, Kompol La Ode Arif Jaya, juga mengerahkan tambahan personel BKO guna memperkuat pengamanan dalam upaya mengembalikan situasi kamtibmas.
Kapolres Malra AKBP Rian Suhendi menyatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab utama konflik serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.
“Kami akan mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap setiap pelaku yang terbukti bersalah, sekaligus terus melakukan upaya pendamaian dan penyuluhan agar tidak terjadi konflik kembali,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi di Desa Danar saat ini mulai berangsur kondusif.
“Tim medis juga telah memberikan penanganan kepada korban yang luka, sementara jenazah korban tewas telah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman sesuai dengan adat istiadat setempat,” kata dia.
Kepolisian juga akan terus meningkatkan patroli di wilayah sekitar guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.(*)







