Berita

Fokus Pada Tiga Aspek, Yayasan Marhaen Maluku Komitmen Berdayakan Kaum Marginal

×

Fokus Pada Tiga Aspek, Yayasan Marhaen Maluku Komitmen Berdayakan Kaum Marginal

Sebarkan artikel ini

Maluku

LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM – Ketua Yayasan Marhaen Maluku Mutiara Watubun menegaskan komitmen untuk memberdayakan kaum marginal yang memiliki sumberdaya namun tidak memiliki kesempatan.

Hal tesebut dikemukakan, usai menggelar kegiatan pelatihan Pemberdayaan Kelompok Disabilitas yang dihelat di Hotel Grand Vilia, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

“Yayasan ini telah terbentuk sejak 2017 lalu dan fokus pada tiga aspek yakni sosial, pendidikan dan kesehatan,” kata dia. Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, Yayasan ini menyasar kelompok memiliki sumberdaya namun tidak memiliki kesempatan atau hak miliknya dirampas tanpa disadari jadi sesuai ajaran Bung Karno dinamakan Marhaen.

Baja Juga :  Maluku Didorong Jadi Model Nasional Pendidikan Toleransi Berbasis Kearifan Lokal

Dirinya mengemukakan, sejak tahun 2023 Yayasan ini concern terhadap isu anak berkebutuhan khusus, atau disabilitas intelektual.

“Selain kunjungan ke panti asuhan dan kegiatan pelatihan, kita juga gelar kegiatan bersama seperti sharing, diskusi, pemberdayaan juga Forum Grup Disscusion (FGD) apa yang menjadi kebutuhannya dapat dikemukakan disana,” cetusnya.

Akademisi Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ini memaparkan, pada kegiatan pelatihan hari ini dihadirkan dari berbagai stakeholder ada pemerintah, DPRD, unsur OKP, tokoh pemuda, agama, perempuan, media.

“Kami berharap dapat mewakili semua unsur, agar menggugah rasa peduli terhadap anak berkebutuhan khusus, sebab mereka tidak meminta untuk dilahirkan dengan kondisi tersebut, mereka merupakan warga Negara yang wajib mendapatkan perlindungan dan hak Hidup, Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan dan Sosial,” paparnya.

Baja Juga :  Terapkan Perdes Miras, Ohoi Sathean Raih Penghargaan Kapolda Maluku

Menurutnya, kegiatan pelatihan hari tidak berhenti disitu saja namun akan dilakukan evaluasi setelah 5 hingga 6 bulan kedepan untuk mengetahui perubahan atau kemajuan yang terjadi setelah kegiatan ini dilakukan.

“Kita akan mengundang kembali 49 orang peserta juga anak-anak yang terlibat dalam kegiatan hari ini,
untuk melakukan evaluasi atas rencana tindak lanjut yang sudah dibuat sejauh mana progresnya,” pungkasnya.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM