BeritaMaluku Tenggara

Demam Piala Dunia 2026 Mulai Terasa di Malra, Bendera Brasil Jadi Buruan Suporter

×

Demam Piala Dunia 2026 Mulai Terasa di Malra, Bendera Brasil Jadi Buruan Suporter

Sebarkan artikel ini

Piala Dunia 2026

30/5/2026 - Piala Dunia 2026
Tampak bendera berbagai negara berjejeran di kawasan Watdek, Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (30/5/2026), menjelang pagelaran Piala Dunia 2026. (JendelaMaluku.com - Megarivera Renyaan)

LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM – Atmosfer menuju Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Sejumlah pedagang atribut sepak bola di kawasan Watdek mulai merasakan peningkatan permintaan, terutama untuk bendera tim nasional peserta turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Berbagai atribut seperti bendera negara, syal, hingga perlengkapan pendukung tim nasional mulai dipajang di lapak-lapak pedagang musiman yang berjejer di pinggir jalan.

Salah seorang pedagang, Gibran, mengaku momentum Piala Dunia selalu membawa berkah tersendiri bagi para penjual atribut sepak bola.

Menurutnya, minat masyarakat biasanya meningkat signifikan menjelang pembukaan turnamen.

“Kalau sudah dekat Piala Dunia biasanya pembeli ramai sekali. Banyak yang cari bendera negara favorit,” ujar Gibran saat ditemui di Watdek, Sabtu (30/5/2026).

Baja Juga :  Pipa Bocor Diduga Akibat Proyek Mie Gacoan, Toko Mebel di Ambon Terendam Banjir Rugi Ratusan Juta

Di lapaknya, berbagai bendera negara peserta Piala Dunia seperti Brasil, Argentina, Prancis, Portugal, hingga Jerman terpajang rapi. Meski baru memulai usaha sekitar dua pekan lalu, ia optimistis penjualan akan terus meningkat dalam beberapa minggu ke depan.

“Baru dua pekan berjualan, biasanya ramai saat jelang pembukaan dan acara konvoi kendaraan,” katanya.

Gibran menjelaskan, harga bendera yang dijual bervariasi sesuai ukuran.

Bendera berukuran 1,5 meter dibanderol Rp95 ribu, sedangkan ukuran 1,2 meter dijual Rp75 ribu.

Untuk syal pendukung tim nasional, harganya mencapai Rp100 ribu, tergantung motif dan ukuran.

Dari sejumlah negara peserta, Brasil disebut menjadi tim yang paling banyak dicari pembeli di Maluku Tenggara.

Baja Juga :  PLN UIW MMU dan Pemkab Halmahera Utara Siap Kolaborasi Majukan Sistem Kelistrikan dan Industri Daerah

Warna kuning-hijau khas tim berjuluk Samba itu masih menjadi favorit banyak penggemar sepak bola.

Menurut Gibran, tingginya minat terhadap Brasil menunjukkan tim lima kali juara dunia tersebut masih memiliki basis pendukung yang kuat di daerah.

Ia sendiri mengaku turut mendukung Brasil.

Kecintaannya terhadap tim tersebut berawal dari kegemaran anak-anaknya menyaksikan aksi bintang sepak bola Brasil, Neymar.

“Anak-anak suka nonton Neymar main dari dulu, jadi saya juga ikutan saja dukung tim Samba biar seragam,” pungkasnya sambil tersenyum.(*)

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM