AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, menekankan pentingnya transparansi, efektivitas program daerah, serta penguatan fungsi pengawasan legislatif dalam mendukung percepatan pembangunan yang tepat sasaran.
Hal itu disampaikan Watubun saat memberikan sambutan dalam acara ramah tamah Retret Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah Ketua DPRD se-Indonesia di Magelang, Jawa Tengah, Rabu (15/4/2026).
Dalam forum nasional tersebut, Watubun menegaskan, sinergi antara legislatif dan eksekutif harus terus diperkuat agar setiap program pemerintah daerah dapat berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, DPRD memiliki peran strategis dalam memastikan pelaksanaan program pembangunan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga efektif di lapangan.
“Fungsi pengawasan harus berjalan optimal. DPRD tidak hanya melihat laporan di atas kertas, tetapi juga memastikan implementasi program benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegas Watubun.
Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota guna mencegah tumpang tindih program serta memastikan anggaran digunakan secara efisien dan tepat sasaran.
Selain itu, Watubun mengingatkan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan kinerja dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.
“Transparansi menjadi kunci utama, dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah,” katanya.
Ia turut mendorong evaluasi menyeluruh terhadap berbagai program yang telah dijalankan agar pemerintah daerah dapat mengukur capaian serta mengidentifikasi berbagai kendala untuk perbaikan ke depan.
Menurutnya, langkah evaluasi penting agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
“Yang terpenting adalah, bagaimana setiap kebijakan dan program benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat Maluku,” tegasnya.
Diketahui, Benhur George Watubun saat ini mengikuti kegiatan Retret Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua DPRD se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Lembah Tidar, Akademi Militer Magelang, pada 15–19 April 2026.(*)







