Utama

Taufik Hamid Kembali Nahkodai DPD Golkar Tual, Tegaskan Pemilihan Demokratis

×

Taufik Hamid Kembali Nahkodai DPD Golkar Tual, Tegaskan Pemilihan Demokratis

Sebarkan artikel ini

Tual

TUAL, JENDELAMALUKU.COM – Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar), Kota Tual, Taufik Hamud kembali terpilih menggawangi partai berlambang pohon beringin tersebut. Sabtu (25/4/2026).

Taufik Hamud merupakan incumbent yang lima tahun lalu membawa Golkar Tual tampil gemilang, dalam perhelatan pemilihan umum 2024 lalu dengan mencatat perolehan suara terbanyak urutan kelima dari 24 partai yakni 4.002 suara.

Dalam Musda IV Taufik Hamud maju sebagai calon tunggal tanpa ada pesaing, dan meraih mayoritas dukungan untuk periode 2026-2030.

Saat ditemui awak media usai perhelatan Musda, Taufik mengatakan walaupun dirinya maju sebagai calon tunggal namun mekanisme musyawarah tetap berjalan demokratis.

Baja Juga :  Kasus Kemarian Veronika Rahanyanat: Praktisi Hukum Kecam Kesimpulan Prematur Polres Maluku Tenggara

“Satu-satunya partai yang masih mengadopsi iklim demokrasi hanya Partai Golkar, mekanismenya jelas dan pemilik suara semuanya terdaftar secara sah,” kata dia.

Menurutnya, Golkar ini berbeda tidak bisa hanya memunjuk secara sepihak Ketua layaknya kebanyakan partai.

“Kami bukan seperti yang lainnya kirim nama ke pusat atau ke provinsi kemudian ketua ditetapkan, hingga saat ini Golkar melakukan musyawarah yang sebenar-benarnya,” tegasnya.

Dirinya memaparkan, jika seseorang ingin maju dari Sabang sampe Merauke, minimal harus memiliki kemampuan 30 persen hal suara.

“Saat ini mungkin kolaborasi dan koordinasi yang kami bangun sangat baik dengan pemilik suara jadi dapat mengantongi 100 persen suara untuk terpilah lagi,” jelasnya.

Baja Juga :  Wawali Tual Beri Tanggapan atas Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ 2025, Ini Katanya

Lebih lanjut, kata Taufik banyak kader Golkar yang kompeten di Kota Tual namun mungkin mayoritas kader masih mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada dirinya.

“Mungkin saja pemilik suara lebih mempercayakan kepada saya untuk mengemban amanah ini, di Golkar hanya batas dua periode saja jadi mungkin di 2030 ada kader lain yang akan maju lagi,” pungkasnya.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM