TUAL, JENDELAMALUKU.COM – Keterbatasan sarana dan prasarana bukan menjadi alasan bagi SMP Negeri 13 Kota Tual untuk tetap berinovasi.
Meski baru saja diresmikan dan masih terbatas infrastruktur sekolah sekolah namun hal itu
tidak menyurutkan semangat para tenaga pendidik untuk memberikan kualitas pendidikan terbaik bagi para siswa.
Pasalnya selama ini SMPN 13 harus menjalankan proses belajar mengajar dengan menumpang di fasilitas SD Negeri 32 Tual.
“Kehadiran gedung sekolah ini tentunya menjadi kebahagian tersendiri bagi kami, meski ruang guru dan toilet belum tersedia namun tidak mengendorkan semangat kami,” ujar Kepsek SMPN 13 Tual Natalia Rengiar.
Menurutnya, dalam dua minggu terakhir, tercatat delapan siswa dari sekolah lain memilih pindah dan melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 13 Tual.
“Sebelumya para siswa ini bersekolah agak jauh dari wilayah domisili, namun dengan kehadiran satuan pendidikan ini memperpendek rentan kendali,” kata dia.
Lebih lanjut, Rengiar merinci saat ini total siswa-siswi yang terdaftar di SMPN 13 Tual sebanyak 62 dan total guru 20 yang mengabdi di satuan pendidikan ini.
“Kami berharap ke depannya kekurangan infrastrukur dapat diakomodasi Pemkot Tual, agar dapat menyediakan sarana pendidikan yang representatif,” pintanya.
Dirinya pun bertekad untuk terus berinovasi dengan
Sejumlah program unggulan telah dijalankan.
“Kami menggelar program Jumat Berkah, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, pengembangan potensi lokal, serta pendidikan keterampilan hidup bagi peserta didik,” jelasnya.
Menurutnya, sekolah harus mampu melahirkan generasi yang kreatif, produktif, dan mampu menciptakan peluang bagi dirinya sendiri.
“Kami bertekad merubah mindset dari siswa-siswi agar tidak berorientasi pada sektor formal saja,
siswa kami berasal dari keluarga petani, kami berupaya menyesuaikan pendidikan dengan kondisi lingkungan sekitar agar ilmu yang diperoleh benar-benar bermanfaat dalam kehidupan mereka,” pungkasnya.







