NAMLEA, JENDELAMALUKU.COM – PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Mako, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon, memperkuat edukasi keselamatan ketenagalistrikan sekaligus mengenalkan layanan digital PLN Mobile kepada masyarakat Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru.
Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi mengenai Survei Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) guna mendukung penyusunan program pelayanan publik yang lebih tepat sasaran.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Noer Soeratmoko mengatakan, PLN tidak hanya berfokus menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan listrik yang aman dan pemanfaatan layanan digital.
“PLN terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan kelistrikan yang andal, edukasi keselamatan listrik, serta transformasi digital melalui PLN Mobile. Kami berharap masyarakat semakin memahami penggunaan listrik yang aman dan memanfaatkan layanan digital PLN untuk mendapatkan pelayanan yang lebih cepat dan mudah,” kata Soeratmoko.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai manfaat listrik, potensi bahaya akibat penggunaan instalasi yang tidak memenuhi standar, serta langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat listrik.
PLN juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keselamatan ketenagalistrikan di lingkungan masing-masing sebagai bagian dari upaya menciptakan penggunaan listrik yang aman.
Selain edukasi keselamatan, peserta diperkenalkan dengan berbagai fitur pada aplikasi PLN Mobile, seperti pembayaran tagihan listrik, pembelian token, pengajuan pasang baru dan perubahan daya, hingga penyampaian pengaduan secara daring.
PLN turut menyosialisasikan pelaksanaan Survei Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) serta mengajak masyarakat memberikan data yang benar dan akurat agar dapat mendukung penyusunan kebijakan pelayanan publik yang lebih efektif.
Manager PLN UP3 Ambon, Ramli Malawat mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan pelanggan.
“Kami ingin masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan listrik dan mengetahui kemudahan layanan yang tersedia melalui PLN Mobile. Dengan informasi yang tepat, masyarakat dapat menggunakan listrik secara aman serta mendapatkan layanan PLN dengan lebih mudah,” kata Ramli.
Kegiatan yang diikuti perangkat kecamatan, tokoh masyarakat, dan warga Batabual berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab.







