Utama

Cegah Penerbangan Terganggu, Pemkab Malra Sisir Titik Api di Sekitar Bandara Karel Sadsuitubun

×

Cegah Penerbangan Terganggu, Pemkab Malra Sisir Titik Api di Sekitar Bandara Karel Sadsuitubun

Sebarkan artikel ini

Kabut Asap di Malra

8/10/2026 - Malra
Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun saat meninjau kawasan Bandar Udara Karel Sadsuitubun. (Courtesy - MCMalra)

LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) memperketat pemantauan titik-titik rawan kebakaran di sekitar Bandar Udara Karel Sadsuitubun menyusul kondisi kabut asap yang berpotensi mengganggu jarak pandang dan aktivitas penerbangan.

Bupati Malra, Muhamad Thaher Hanubun mengatakan, tim gabungan telah menyisir sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi sumber api untuk mencegah kebakaran meluas dan menghasilkan asap yang semakin tebal.

“Kawasan sekitar bandara menjadi perhatian karena keberadaan asap dapat berdampak terhadap jarak pandang dan pada akhirnya mengganggu aktivitas penerbangan apabila kondisinya semakin tebal,” kata Hanubun saat memantau kondisi di Bandara Karel Sadsuitubun, Rabu (7/10/2026) kemarin.

Menurutnya, langkah pencegahan harus dilakukan sejak munculnya indikasi awal kebakaran.

Pemerintah tidak ingin titik api yang semula kecil berkembang menjadi kebakaran besar dan memperburuk kondisi kabut asap.

Baja Juga :  LIKE PLN 2025, PLN UIW MMU Dorong UMKM Binaan Naik Kelas Lewat Pameran Booth

“Pencegahan harus dilakukan sejak awal. Jangan sampai api kecil dibiarkan kemudian menjadi besar dan menghasilkan asap yang mengganggu masyarakat maupun penerbangan,” tegasnya.

Hanubun menyebutkan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan kondisi tersebut.

Karena itu, pemerintah daerah memperkuat koordinasi bersama TNI, petugas pemadam kebakaran, serta masyarakat untuk mendeteksi dan menangani titik api sedini mungkin.

Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar kawasan bandara juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan atau sampah secara sembarangan.

“Kalau masyarakat menemukan titik api, segera laporkan. Jangan menunggu api membesar. Semakin cepat kita mengetahui, semakin cepat pula kita bisa melakukan penanganan,” katanya.

Asap Berpotensi Ganggu Konektivitas Daerah

Baja Juga :  SPBU Pertamina, Tempat Favorit Driver Online untuk Isi Bahan Bakar Sekaligus Isi Tenaga

Kewaspadaan Pemkab Maluku Tenggara turut mengacu pada peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Pattimura melalui Siaran Pers Nomor e.B/ME.02.04/020/KAMQ/X/2026 tertanggal 3 Oktober 2026.

BMKG melaporkan hasil observasi selama sepekan terakhir menunjukkan adanya asap tipis hingga sedang yang menyelimuti langit Maluku dengan jarak pandang berkisar 5 hingga 9 kilometer.

Potensi asap kategori sedang juga diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Maluku Tenggara, Kota Tual, Maluku Tengah, Buru, Buru Selatan, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Kepulauan Aru, hingga wilayah utara Kepulauan Tanimbar.

Bagi Maluku Tenggara, kondisi tersebut menjadi perhatian karena gangguan jarak pandang dapat berdampak pada pelayanan publik dan konektivitas daerah.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM