AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Mengantisipasi risiko kebakaran dan kecelakaan kerja, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon membekali pegawai dan tenaga alih daya dengan keterampilan penanganan keadaan darurat.
Pelatihan ini melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Ambon serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Ambon.
Kegiatan berupa sosialisasi dan simulasi pemadaman kebakaran serta Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) tersebut dilaksanakan di Kantor PLN UP3 Ambon, Jumat (23/10/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi situasi darurat, terutama di tengah sejumlah kejadian kebakaran yang belakangan terjadi di Kota Ambon.
Melalui pelatihan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai prosedur keselamatan kerja, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan langkah penanganan awal ketika terjadi kebakaran maupun kecelakaan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Dony Noor Gustiarsyah mengatakan, keselamatan kerja merupakan aspek mendasar yang harus diterapkan dalam seluruh kegiatan operasional perusahaan.
Menurutnya, kemampuan mengenali potensi bahaya dan mengambil tindakan yang tepat saat keadaan darurat sangat penting untuk melindungi pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.
“Keselamatan manusia adalah prioritas yang tidak dapat ditawar. Kami ingin memastikan setiap insan PLN memiliki kesadaran dan kemampuan untuk mengenali potensi bahaya serta merespons keadaan darurat secara cepat dan tepat. Dengan budaya keselamatan yang kuat, kami dapat meminimalkan risiko operasional sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik yang menjadi kebutuhan penting masyarakat,” kata Dony.
Dalam pelaksanaannya, tim Damkar Kota Ambon memberikan materi mengenai penyebab kebakaran, upaya pencegahan, prosedur evakuasi, hingga teknik memadamkan api pada tahap awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya mengutamakan keselamatan diri dan melakukan koordinasi secara tepat ketika menghadapi situasi berbahaya.
Sementara itu, PMI Kota Ambon memberikan pelatihan pertolongan pertama, termasuk penanganan awal terhadap korban cedera dan tindakan penyelamatan dasar sebelum korban mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Keterampilan tersebut diharapkan membantu peserta memberikan pertolongan awal secara tepat dan aman, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.







