MASOHI, JENDELAMALUKU.COM – PT Pertamina Patra Niaga menegaskan masyarakat tidak dikenakan biaya tambahan untuk mendapatkan layanan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Penegasan ini disampaikan menyusul laporan masyarakat dan pemberitaan media mengenai dugaan praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum tidak bertanggung jawab yang menawarkan jasa pemotongan antrean Pertalite di SPBU 84.975.04, Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, memastikan praktik tersebut bukan dilakukan oleh petugas resmi SPBU.
Ia menjelaskan, seluruh petugas SPBU telah diinstruksikan untuk memberikan pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP), baik dalam penyaluran BBM subsidi maupun nonsubsidi.
“Karena itu SPBU juga terus kami ingatkan, layanan kepada masyarakat dilakukan sesuai SOP yang berlaku,” ujar Bramantyo, Minggu (1/11/2026).
Sebagai upaya menjaga ketertiban antrean, Pertamina Patra Niaga telah berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor Kota Masohi sejak 26 Oktober 2026.
Personel kepolisian dilibatkan untuk membantu pengaturan kendaraan di luar area SPBU, khususnya saat terjadi peningkatan kepadatan antrean.
Sementara di dalam area SPBU, Pertamina menambah personel khusus untuk mengatur jalur kendaraan selama proses pengisian BBM berlangsung.
Pertamina juga terus mengingatkan operator agar memastikan pelayanan dan penyaluran BBM penugasan maupun subsidi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bramantyo berharap langkah pengawasan dan pengaturan tersebut dapat menciptakan pelayanan yang lebih tertib serta mencegah munculnya praktik penyimpangan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Harapannya ini dapat membuat proses pengisian di SPBU lebih tertib dan terus meminimalisir adanya potensi oknum tidak bertanggungjawab, agar penyaluran BBM penugasan dan subsidi berjalan dengan baik bagi masyarakat,” tutupnya.
Untuk memperoleh informasi atau menyampaikan pengaduan terkait pelayanan BBM, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center melalui nomor 135.(*)







