Menurutnya, program ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil dan balita melalui pemanfaatan potensi pangan lokal yang tersedia di daerah.
Peserta kegiatan terdiri dari pengelola gizi tingkat kabupaten dan puskesmas, pemerintah desa, Tim Penggerak PKK, kader Posyandu, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya.
Muchsin menjelaskan kegiatan tersebut dibiayai melalui Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tahun 2026 dan dilaksanakan secara efisien sesuai arahan pemerintah daerah.
Pembekalan dipusatkan pada empat wilayah kerja puskesmas, yakni Puskesmas Wab, Ohoira, Debut, dan Danar.
Selain mendapatkan materi, para peserta juga mengikuti demonstrasi memasak menu PMT berbasis pangan lokal yang dipimpin langsung oleh Bupati Thaher Hanubun.(*)







