InternasionalOlahraga

FIFA Konfirmasi Juara Piala Dunia akan Terima Cincin Juara ala AS

×

FIFA Konfirmasi Juara Piala Dunia akan Terima Cincin Juara ala AS

Sebarkan artikel ini

Piala Dunia 2026

18/7/2026 - Spanyol vs Argentina
Pemain muda sensasional Spanyol, Lamine Yamal (kiri), bersiap menghadapi sang legenda hidup sekaligus kapten Argentina, Lionel Messi (kanan), dalam laga final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, Minggu (19/7) waktu setempat. (Graphic Created by AI)

JENDELAMALUKU.COM – Pemenang laga final Piala Dunia antara Spanyol dan Argentina tidak hanya akan membawa pulang trofi dan medali emas, melainkan juga akan menerima cincin juara (championship rings).

Hal ini telah dikonfirmasi oleh FIFA.

Langkah yang diumumkan pada hari Jumat ini dipandang sebagai tanda terbaru dari upaya badan pengatur sepak bola dunia tersebut untuk memberikan sentuhan gaya Amerika (Americanise) pada turnamen utamanya.

FIFA menyatakan bahwa 30 cincin khusus akan diberikan kepada tim pemenang setelah laga final di New York New Jersey Stadium.

Kapten dan pelatih kepala akan menerima versi sementara sesaat setelah pertandingan usai.

Cincin-cincin tersebut nantinya akan disesuaikan untuk mencerminkan identitas tim pemenang dan disesuaikan dengan ukuran jari masing-masing sebelum diserahkan secara resmi di kemudian hari.

Satu sisi cincin akan menampilkan gambar trofi Piala Dunia, sementara sisi lainnya akan memuat detail khusus mengenai sang juara.

Baja Juga :  Siapa yang Memimpin Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026?

Cincin untuk para pemain ini merupakan bagian dari edisi terbatas yang berjumlah 2.026 buah dan masing-masing memiliki nomor urut tersendiri.

Sisa 1.996 cincin lainnya akan dijual kepada para penggemar di seluruh dunia sebagai produk berlisensi resmi.

Tradisi cincin juara merupakan hal yang sudah lama melekat dalam kompetisi olahraga besar di Amerika Utara, seperti NFL, NBA, Major League Baseball, dan NHL.

Namun, konsep ini belum pernah diterapkan sebelumnya dalam kompetisi FIFA.

Penerapan aturan baru ini melengkapi turnamen di mana FIFA menunjukkan kesiapan yang semakin besar untuk merombak penyajian, bahkan terkadang ritme permainan sepak bola, agar serupa dengan citra olahraga di AS.

Laga final hari Minggu nanti juga akan menampilkan pertunjukan hiburan jeda babak (halftime show) skala besar, sebuah konsep yang lebih sering dikaitkan dengan Super Bowl ketimbang Piala Dunia.

Baja Juga :  Rusia Berduka Atas Korban Serangan Gedung Konser Moskow, Jumlah Korban Tewas Meningkat Menjadi 137

Selain itu, aturan jeda hidrasi wajib di sepanjang turnamen ini secara efektif telah membagi pertandingan menjadi empat kuarter.

Jeda tiga menit yang dilakukan sekitar menit ke-22 dan ke-67 tetap diterapkan tanpa memandang apakah kondisi cuaca benar-benar membutuhkannya.

FIFA membela kebijakan ini dengan alasan kesejahteraan pemain di tengah cuaca panas dan kelembapan musim panas Amerika Utara.

Namun, penerapan jeda wajib yang menyeluruh ini menuai kritik dari para pemain, pelatih, dan penggemar.

Mereka berargumen bahwa aturan tersebut mengganggu alur pertandingan, memberikan kesempatan tambahan bagi tim untuk menyusun strategi ulang, dan memberi pelatih kesempatan yang setara dengan dua kali timeout taktis tambahan.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM