Itu merupakan gol perdana Torres di turnamen ini, menjadikannya pemain ketujuh yang mencetak gol bagi Spanyol dalam kampanye Piala Dunia di mana timnya tidak pernah sekalipun dalam posisi tertinggal dari lawan.
“Sejujurnya, saya tidak berpikir terlalu banyak. Saya hanya melihat bola datang, dan saya langsung menendangnya dengan membawa kekuatan dari seluruh rakyat Spanyol,” ujar Torres saat ditanya mengenai golnya usai laga.
Kemenangan ini juga mengantarkan pelatih Spanyol, Luis de la Fuente (65 tahun), mencatatkan rekor sebagai pelatih tertua yang berhasil membawa sebuah tim menjuarai Piala Dunia.
“Kami adalah juara dunia. Bersama-sama, kita bisa mencapai titik ini,” tutur de la Fuente bangga.
Ketegangan sempat mewarnai lapangan tak lama setelah peluit panjang berbunyi, dengan adanya aksi saling dorong antarpemain.
Namun, situasi cepat mereda.
Skuad Spanyol langsung larut dalam perayaan juara, sementara para pemain Argentina terduduk lesu di lapangan seolah tak percaya.
Setelah emosi mereda, para pemain Spanyol menunjukkan sikap respect yang luar biasa.
Beberapa menit kemudian, mereka berbaris rapi membentuk koridor penghormatan (guard of honour) bagi skuad Argentina yang berjalan menuju podium untuk menerima medali perak.(*)







