JENDELAMALUKU.COM — Masyarakat Maluku Tengah bakal memilih calon bupati-wakil bupati di Pilkada 2024 pada November mendatang.
Sejauh ini, sudah ada beberapa nama yang berpotensi menjadi cabup dan cawabup. Termasuk Muhamat Marasabessy yang merupakan mantan Penjabat Bupati Maluku Tengah.
Tokoh lain yang sudah memiliki nama besar dan digadang-gadang bakal ikut antara lain Ibraim Ruhunussa hingga Mitrati Dewaningsih.
Berikut beberapa nama-nama potensial yang diprediksi akan maju di pemilihan cabup-cawabup Maluku Tengah di Pilkada 2024.
1. Muhamat Marasabessy
Muhamad Marasabessy atau yang sering disapa Mat resmi dilantik sebagai Penjabat Bupati Maluku Tengah Senin (12/9/2023).
Sebelumnya Muhamat Marasabessy menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Maluku.
Muhamat Marasabessy menjabat menggantikan Tuasikal Abua dan wakilnya, Marlatu Leleury yang telah resmi mengakhiri jabatan pada 8 September 2022 lalu.
Muhamat Marasabessy ternyata salah satu Kadis di Maluku yang bergelar Doktor Teknik Sipil.
Gelar itu didapatnya pada tahun 2019 setelah menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin.
Diam-diam Murad Ismail Ternyata Sudah Ambil Formulir Pilgub Maluku 2024
2. Zulkarnain Awat Amir
Tokoh muda Seram Selatan itu, sudah mengambil berkas pendaftaran calon bupati di beberapa partai, salah satunya di PDIP.
Juga PAN, Demokrat dan PKB.
3. Ibrahim Ruhunussa
Ibrahim Ruhunussa, politisi yang juga mantan ketua DPRD Maluku Tengah.
Bagi warga Maluku Tengah, nama Ibrahim Ruhunussa sudah familiar.
Karena ia memulai karir politik di DPRD Maluku Tengah dalam tiga kali pemilu belakangan dan selalu lolos sebagai Anggota DPRD dan juga sekali jabat ketua DPRD Maluku Tengah.
Maju sebagai Balon Wawali Kota Ambon, Yusuf Wally Ambil Formulir Pendaftaran Lewat PKS
4. Latif Sahubawa
Tak banyak informasi tentang tokoh satu ini.
Ia merupakan dosen di kampus ternama Universitas Gadjah Mada.
5. Mirati Dewaningsih
Mirati terkenal karena suaminya Abdullah Tuasikal, mantan Bupati Maluku Tengah.
Meski begitu, ia sebenarnya adalah seorang politikus Indonesia.
Lahir di Yogyakarta, ia merupakan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi Maluku Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) peringkat pertama dengan perolehan suara sebanyak 128.193.
Mirati Dewaningsih adalah pengusul dari peraturan mengenai adanya regulasi khusus bagi daerah dengan potensi Sumber Daya Alam berbasis laut di dalam Rancangan Undang-Undang Perlakuan Khusus Propinsi Kepulauan dalam Prioritas Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2010.
Sebagai anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) di Komisi IV yang membidangi pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, perikanan, dan pangan (sebelumnya duduk pada Komisi VI yang membidangi BUMN), ia mengakui adanya potensi yang menjanjikan dari perikanan di Maluku.







