LANGGUR, JENDELAMALUKU.COM – Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Stepanus Layanan, mengimbau masyarakat di Desa Danar Ternate, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, untuk menahan diri dan tidak mudah terpancing menyusul bentrokan antar kompleks yang terjadi.
Imbauan tersebut disampaikan Stepanus, Jumat (12/3/2026), sebagai respons atas peristiwa bentrokan antar pemuda di desa tersebut.
Menurutnya, konflik antar pemuda dipicu oleh aksi saling maki yang kemudian memancing emosi dua kelompok hingga berujung bentrok.
“Kami berharap semua pihak menahan diri, hentikan pertikaian ini, karena tidak ada manfaatnya,” pintanya.
Ia juga mengajak kedua kelompok pemuda di Desa Danar Ternate untuk menyerahkan penyelesaian masalah kepada pihak berwajib, agar tidak terus berlarut-larut dan berujung pada konflik berkepanjangan.
“Ini hanya masalah internal kampung, kami berharap dapat diselesaikan mengutamakan fangnanan mengingat masih dalam suasana lebaran dan menuju masa paskah bagi umat Kristiani,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan tersebut turut meminta kerja sama seluruh pihak untuk meredam situasi agar kondisi keamanan dapat segera pulih.
“Kami meminta agar semua pihak dapat bekerjasama agar suasana kembali kondusif, kami juga meminta aparat kepolisian untuk dapat memproses persoalan ini secara hukum, agar oknum-oknum yang sengaja memicu kekacauan mendapatkan efek jera,” tegasnya.
Sebelumnya, bentrokan antar pemuda pecah di Desa Danar Ternate, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis (26/3/2026) malam.
Konflik tersebut melibatkan pemuda dari Kompleks Danar Ternate Ohoitom dan Kompleks Danar Ternate.
Bentrokan dipicu oleh aksi saling maki antar pemuda yang kemudian berkembang menjadi kericuhan terbuka.(*)







