Maluku

Pelanggaran Penyaluran Biosolar Terungkap, Pertamina Setop Pasokan SPBU Tanah Hitam Jayapura selama 7 Hari

×

Pelanggaran Penyaluran Biosolar Terungkap, Pertamina Setop Pasokan SPBU Tanah Hitam Jayapura selama 7 Hari

Sebarkan artikel ini
24/10/2026 - BBM Biosolar
Pertamina Patra Niaga menghentikan sementara pasokan Biosolar subsidi ke SPBU 84.991.04 di Jalan Raya Tanah Hitam, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada 23-29 Oktober 2026, menyusul temuan ketidaksesuaian nomor polisi kendaraan dengan QR Code saat transaksi.

JAYAPURA, JENDELAMALUKU.COM – Pertamina Patra Niaga menghentikan sementara pasokan Biosolar bersubsidi ke SPBU 84.991.04 di Jalan Raya Tanah Hitam, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada 23-29 Oktober 2026.

Langkah ini diambil setelah ditemukan ketidaksesuaian antara nomor polisi kendaraan dan QR Code dalam transaksi pengisian BBM subsidi.

Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan adanya transaksi Biosolar subsidi yang menggunakan nomor polisi kendaraan yang tidak sesuai dengan QR Code terdaftar.

Menurut Bramantyo, praktik tersebut tidak sesuai dengan ketentuan penyaluran BBM bersubsidi.

Baja Juga :  Panen Raya Bawang Merah, Amir Rumra Harap Kota Tual Bisa Kendalikan Inflasi

Karena itu, perusahaan memberikan sanksi berupa penghentian suplai Biosolar selama tujuh hari sebagai bagian dari pembinaan terhadap lembaga penyalur.

“Penyaluran BBM bersubsidi sudah diatur sehingga distribusinya harus tepat sasaran dan sesuai regulasi,” kata Bramantyo.

Ia menegaskan, Pertamina Patra Niaga akan menindak pelanggaran prosedur penyaluran BBM subsidi. Pengelola SPBU juga diingatkan untuk menjalankan seluruh ketentuan operasional, termasuk memastikan kesesuaian data kendaraan dengan QR Code saat transaksi.

Di sisi lain, Pertamina memastikan ketersediaan BBM secara umum di wilayah Jayapura tetap dalam kondisi baik.

Untuk mengantisipasi dampak penghentian pasokan di SPBU Tanah Hitam, perusahaan menyatakan akan menjaga suplai Biosolar subsidi melalui lembaga penyalur lainnya.

Baja Juga :  PLN UIW MMU Siagakan Pengamanan Kelistrikan Banda Heritage Festival 2025

Pertamina mengakui kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan Biosolar di sekitar lokasi SPBU. Masyarakat diimbau menyesuaikan pembelian BBM dengan kebutuhan dan memanfaatkan SPBU lain yang tetap melayani penyaluran Biosolar subsidi.

“Suplai dan ketersediaan Biosolar subsidi di titik lembaga penyalur lainnya akan tetap kami jaga,” ujar Bramantyo.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan pengaduan terkait layanan dan penyaluran BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.(*)

Jangan Lewatkan Berita Terbaru!

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM di Channel Telegram kami.

✈ GABUNG CHANNEL TELEGRAM