TOBELO, JENDELAMALUKU.COM – PT PLN (Persero) memperkuat sistem kelistrikan di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melalui kesiapan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Tobelo berkapasitas 30 Mega Watt (MW) dan Gardu Induk (GI) 150 kilo Volt (kV) Tobelo.
Penguatan infrastruktur tersebut ditujukan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus mengantisipasi kebutuhan energi yang terus berkembang, baik untuk masyarakat, pelayanan publik maupun aktivitas dunia usaha di Halmahera Utara.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Dony Noor Gustiarsyah, turun langsung meninjau kesiapan PLTMG Tobelo dan GI 150 kV, Selasa (29/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Dony bersama jajaran PLN UP3 Tobelo, PLN ULPLTD Tobelo, PLN UPP Maluku Utara dan PLN Nusantara Power melakukan pengecekan terhadap kesiapan pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi serta berbagai infrastruktur pendukung.
Dony mengatakan penguatan sistem kelistrikan tidak hanya berkaitan dengan penambahan kapasitas pembangkit, tetapi juga memastikan seluruh infrastruktur dari sisi pembangkitan hingga transmisi dapat terintegrasi dan beroperasi secara andal.
“Yang paling utama adalah memastikan setiap infrastruktur yang kami siapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran PLTMG Tobelo 30 MW dan penguatan sistem 150 kV diharapkan semakin memperkuat keandalan pasokan listrik untuk mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dunia usaha, hingga pertumbuhan ekonomi di Halmahera Utara,” ujar Dony.
PLTMG Tobelo dengan kapasitas 30 MW menjadi salah satu infrastruktur strategis dalam memperkuat sistem kelistrikan di wilayah tersebut.
Pembangkit ini akan terintegrasi dengan jaringan transmisi 150 kV melalui GI Tobelo.
Dalam peninjauan, PLN memastikan sejumlah aspek teknis, mulai dari kesiapan peralatan pembangkit, jaringan transmisi 150 kV, sistem proteksi dan kontrol, hingga kesiapan integrasi pembangkit ke dalam sistem kelistrikan.
Menurut Dony, seluruh tahapan tersebut perlu dipersiapkan secara menyeluruh agar infrastruktur yang dibangun dapat beroperasi secara aman dan memberikan manfaat maksimal.
“Kami memastikan setiap tahapan dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari sisi pembangkitan, transmisi, distribusi hingga pengelolaan operasi sistem. Sinergi seluruh unit menjadi kunci agar infrastruktur ini nantinya dapat beroperasi dengan aman, andal, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” katanya.
PLN juga memastikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi bagian penting dalam proses persiapan hingga pengujian infrastruktur.







