Maluku

Polda Maluku dan Binda Perkuat Deteksi Dini, Cegah Potensi Konflik di Daerah

×

Polda Maluku dan Binda Perkuat Deteksi Dini, Cegah Potensi Konflik di Daerah

Sebarkan artikel ini
21/10/2026 - Polda Maluku
Kapolda Maluku, Suwondo Nainggolan, bersama Kepala Binda Maluku, R. Harys Soeryo Mahendro, dan jajaran saat pertemuan silaturahmi di Kantor Binda Maluku, Ambon, Selasa (20/10/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi dan deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah Maluku.

“Pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antarlembaga. Kita yang bertugas di Maluku merupakan bagian dari unsur pemerintah pusat yang mengemban tanggung jawab melayani masyarakat dan memelihara keamanan. Karena itu, mari kita laksanakan tugas dengan ikhlas, sabar, dan penuh tanggung jawab agar kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Kapolda berharap komunikasi dan pertukaran informasi antara Polda Maluku dan Binda Maluku dapat terus berlangsung secara berkelanjutan. Dengan koordinasi yang terjaga, berbagai persoalan di tengah masyarakat diharapkan dapat dikenali lebih awal sehingga penanganannya bisa dilakukan secara tepat dan terpadu.

Ia menegaskan, sinergi antarlembaga harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya dalam pertemuan formal.

Salah satu upaya yang didorong ialah pengembangan desa percontohan sebagai model kolaborasi untuk menjaga keamanan, mempererat kebersamaan, dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

Baja Juga :  Berhasil Kendalikan Inflasi, Kota Tual Sabet Penghargaan dari Kemendagri

Program tersebut diharapkan dapat dikembangkan secara bertahap dengan mempertimbangkan hasil pelaksanaan serta kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.

Selain memperkuat koordinasi kelembagaan, pertemuan itu juga menyoroti pentingnya pemahaman terhadap karakteristik sosial dan budaya masyarakat Maluku. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi, pencegahan, serta keterlibatan masyarakat dinilai berperan penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Keberagaman sosial dan budaya di Maluku membutuhkan pendekatan yang menghormati kearifan lokal, memperkuat persaudaraan, serta mencegah kesalahpahaman berkembang menjadi konflik terbuka.

Polda Maluku menilai stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komunikasi terbuka, respons yang terukur, dan penanganan persoalan berdasarkan fakta serta ketentuan hukum.

Baja Juga :  Kolaborasi PLN dan GEKRAFS Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif Maluku Utara

Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Rositah Umasugi, mengatakan kunjungan silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan dalam mendukung pemeliharaan keamanan di wilayah Maluku.

“Sinergi antara Polda Maluku dan Binda Maluku sangat penting dalam mendukung deteksi dini, pencegahan gangguan kamtibmas, serta penanganan berbagai persoalan secara terkoordinasi. Kami ingin memastikan setiap langkah yang dilakukan berorientasi pada keamanan, ketenangan, dan kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Polda Maluku akan terus membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga elemen lainnya.

Jangan Lewatkan Berita Terbaru!

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM di Channel Telegram kami.

✈ GABUNG CHANNEL TELEGRAM