MIAMI, JENDELAMALUKU.COM – Kolombia dan Portugal bermain imbang tanpa gol 0-0 dalam laga tensi tinggi yang diiringi gemuruh luar biasa penonton di Miami Stadium.
Hasil ini memastikan kedua tim sama-sama melenggang ke babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 sebagai dua tim teratas dari Grup K.
Skuad Kolombia tampaknya harus menyesali banyaknya peluang emas yang terbuang pada laga Sabtu lalu.
Meski begitu, mereka mendapat suntikan kepercayaan diri yang besar setelah berhasil mendominasi tim kuat Eropa tersebut di sebagian besar jalannya pertandingan.
Keluar sebagai juara grup, Kolombia kini bersiap menuju Kansas City untuk menantang Ghana pada hari Jumat mendatang.
Sementara itu, Portugal, yang sebenarnya butuh kemenangan untuk merebut puncak klasemen, harus puas finis di posisi kedua.
Mereka akan bertolak ke utara menuju Toronto untuk menghadapi Kroasia pada hari Kamis.
Laga ini menjadi PR besar bagi Portugal yang dinilai belum menemukan formula tepat untuk menyatukan deretan pemain bintang mereka menjadi satu tim yang padu.
Jalannya Pertandingan: Jual Beli Serangan Sejak Menit Pertama
Pertandingan dimulai dengan riuh indra pendengaran dari lautan suporter berjersey kuning khas Amerika Selatan.
Gemuruh stadion langsung memuncak di menit pertama saat sundulan striker Kolombia, Jhon Cordoba, melambung tipis di atas mistar gawang.
Motor serangan Kolombia, Jhon Arias, benar-benar menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan Portugal setiap kali ia menggiring bola.
Pada menit ke-17, Arias memberikan umpan matang kepada Cordoba.
Penyerang bertubuh kekar itu melepaskan tembakan roket yang untungnya masih bisa digagalkan dengan gemilang oleh kiper Portugal, Diogo Costa.
Lima menit berselang, lewat skema serangan balik yang rapi, Arias memutuskan untuk mengeksekusi peluangnya sendiri.
Ia melepaskan tendangan melengkung ke pojok tiang jauh, namun Ruben Neves datang di waktu yang tepat untuk menyapu bola tepat di garis gawang.
Meski dominan, Kolombia sesekali keteteran saat mencoba membersihkan bola dari area pertahanan mereka sendiri. Celah inilah yang dimanfaatkan Portugal untuk menciptakan peluang terbaik mereka di akhir babak pertama.
Pada menit ke-39, Bruno Fernandes berdiri bebas di depan gawang, tetapi sepakan kerasnya berhasil ditepis dari jarak dekat oleh kiper Kolombia, Camilo Vargas.
Tiga menit sebelum turun minum, Joao Felix memamerkan aksi memukau dengan mengontrol bola menggunakan dada melewati bek lawan, sebelum melepaskan tembakan voli akrobatik yang sayangnya masih melambung tinggi.







