NAMLEA, JENDELAMALUKU.COM – Momentum Ramadan dimanfaatkan Polres Buru untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan buka puasa bersama anak yatim, Rabu (25/2/2026), di Masjid Ar-Riaayah Polres Buru.
Kegiatan yang berlangsung pukul 18.00 WIT itu dihadiri Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, Wakapolres, pejabat utama, personel Polres dan Polsek jajaran, pengurus Bhayangkari Cabang Buru, serta perwakilan anak yatim dari Kecamatan Namlea.
Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang mengatakan, Ramadan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan nilai empati dan kepedulian sosial, baik di lingkungan internal Polri maupun kepada masyarakat.
“Ramadan mengajarkan kita tentang keikhlasan, kesabaran, dan kepedulian. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat, khususnya anak-anak yatim,” ujarnya.
Ia menegaskan, kehadiran Polri tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial.
“Kami ingin Polri semakin dekat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut,” tambahnya.
Dalam rangkaian acara, Kapolres menyerahkan 10 paket sembako kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.
Suasana kebersamaan tampak terasa saat seluruh peserta mengikuti buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah.
Wakapolres Buru dalam tausiah singkatnya juga mengingatkan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai sarana introspeksi diri dan peningkatan kualitas pengabdian.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pukul 19.20 WIT dalam situasi aman dan tertib. Melalui kegiatan sosial ini, Polres Buru berharap hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat di Kabupaten Buru semakin kuat serta mampu mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.






