Maluku TenggaraUtama

Dua Nelayan Terombang-ambing di Laut Kei Kecil, Berhasil Diselamatkan dalam Waktu Kurang dari Dua Jam

×

Dua Nelayan Terombang-ambing di Laut Kei Kecil, Berhasil Diselamatkan dalam Waktu Kurang dari Dua Jam

Sebarkan artikel ini

Kei

AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Harapan dua nelayan asal Kepulauan Kei kembali pulih setelah perahu ketinting yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan terombang-ambing di perairan Desa Danar, Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Senin (16/2/2026).

Keduanya, Hasan Matdoan (48) dan Ibrahim Matdoan (22), berangkat dari Pulau Kei Besar menuju Pulau Kei Kecil sebelum akhirnya mengalami kendala mesin di tengah laut. Tanpa daya dorong, perahu mereka hanyut di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat, hujan ringan, angin barat laut dengan kecepatan 21 knot, serta tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

Laporan darurat diterima sekitar pukul 12.40 WIT.

Respons cepat pun dilakukan.

Tim SAR Gabungan dari Pos SAR Tual segera bergerak menuju titik koordinat yang dilaporkan, menempuh jarak sekitar 26,2 nautical mile arah selatan dari Pos SAR Tual menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).

Sekitar pukul 14.34 WIT, atau kurang dari dua jam sejak laporan diterima, tim berhasil menemukan perahu ketinting tersebut.

Hasan dan Ibrahim ditemukan dalam kondisi selamat meski sempat terombang-ambing di laut terbuka.

Keduanya langsung dievakuasi menuju Kota Tual dan diserahkan kepada keluarga.

Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Andry Azwan Henaulu menyampaikan, keselamatan korban tidak lepas dari cepatnya informasi yang diterima serta koordinasi di lapangan.

“Alhamdulillah kedua nelayan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Respons cepat menjadi kunci dalam operasi ini,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima wartawan.

Dengan ditemukannya kedua nelayan tersebut, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para nelayan dan pengguna transportasi laut tradisional untuk memastikan kesiapan mesin serta perlengkapan keselamatan sebelum melaut, mengingat dinamika cuaca perairan Maluku yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM