Langgur, Jendelamaluku.com – Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Stepanus Layanan dipercayakan membawa doa dalam bahasa Kei pada misa penutupan, Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia (SAGKI) 2025.
Mewakili Regio MAM (Makassar-Amboina-Manado,), Stepanus Layanan tampil menggunakan balutan pakaian adat khas Kepulauan Kei berwarna merah.
Di hadapan 41 Uskup, Biarawan, Biarawati dan ribuan
Peserta SAGKI 2025, di Krakatau Ballroom, Mercure Convention Center, Ancol, pada Jumat (7/11/2025).
Lantunan doa dalam bahasa Kei berkumandang.
Stepanus mendoakan kehidupan keluarga, agar tetap bertahan hidup dalam kesulitan dan selalu diberikan Rahmat Ilahi untuk tetap memelihara ikatan cinta kasih dan kesetiaan satu sama lain dan menjadi teladan bagi anak-anak dan sesama.
Saat diwawancarai, Jendelamaluku.com, melalui sambungan telepon, Stepanus menuturkan bangga diberi kehormatan menjadi perwakilan tiga daerah.
“Tentunya ini merupakan suatu kehormatan, sekaligus kebanggaan seorang awam Katolik dari pelosok dapat tampil membawakan doa dalam bahasa Kei di hadapan pemuka Gereja Katolik seluruh Indonesia,” ucapnya antusias.
Menurutnya, dirinya juga tidak menyangka diberikan kesempatan dalam forum SAGKI 2025.
“Tentunya tidak menyangka, namun sayaberharap dapat tetap mengamalkan ajaran Katolik dalam kehidupan sehari-hari baik dalam lingkungan pekerjaan maupun keluarga,” tutup Politisi PDI-Perjuangan ini.
Untuk diketahui, Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia (SAGKI) 2025, merupakan forum lima tahunan Gereja Katolik yang mempertemukan para uskup, imam, biarawan-biarawati, dan kaum awam dari seluruh keuskupan di Indonesia untuk bersama-sama menegaskan arah pastoral Gereja.
Serta memperdalam komitmen terhadap kehidupan bangsa.
Dalam kesempatan ini, Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, Stepanus Layanan menjadi salah satu kaum awam terpilih di Keuskupan Amboina yang ikut serta dalam SAGKI.







