TUAL, JENDELAMALUKU.COM – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tual di bawah Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menyiapkan 14 untuk melayani arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026.
Kepala UPP Tual, Hamdi Abduh, mengatakan armada yang disiapkan terdiri dari 14 kapal serta kapal bantuan yang disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, khususnya pemudik tujuan kepulauan Kei Besar dan Pulau-pulau.
“Jadi ada 14 armada kapal yang disiapkan terdiri dari beberapa jenis kapal milik berbagai operator pelayaran” ungkapnya usai menggelar rapat koordinasi kesiapan angkutan Lebaran bersama sejumlah instansi terkait. Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, empat kapal merupakan kapal PT Pelni yang melayani angkutan penumpang nasional, yakni KM Labobar, KM Dobonsolo, KM Sirimau, dan KM Tatamailau.
“Selain itu, terdapat empat kapal perintis yang berpangkalan di Tual, yakni KM Sabuk Nusantara 39, KM Sabuk Nusantara 54, KM Sabuk Nusantara 60, dan KM Sabuk Nusantara 67,” ujarnya.
Untuk pelayanan antar pulau di wilayah Kepulauan Kei, UPP juga menyiapkan tiga kapal cepat, yaitu Elugo Express, Telaga Express, dan Samudera Jaya VI.
“Adapun tiga armada lainnya merupakan kapal feri milik PT ASDP, yang akan melayani penyeberangan di wilayah tersebut,” tegasnya.
Dirinya menambahkan, dalam rapat koordinasi tersebut pihaknya turut menghadirkan BMKG Kota Tual untuk memaparkan kondisi cuaca yang diprediksi akan memengaruhi aktivitas pelayaran dalam beberapa hari ke depan.
“BMKG menyampaikan bahwa dalam satu minggu ke depan ada siklus cuaca yang perlu diwaspadai. Namun informasi cuaca akan terus diperbarui dan disampaikan melalui posko,” jelasnya.
Sementara itu, puncak arus mudik diperkirakan terjadi saat kedatangan beberapa kapal penumpang besar, di antaranya KM Dobonsolo pada 19 Maret serta KM Tatamailau pada 21 Maret.
Guna mendukung pengamanan dan pelayanan di pelabuhan, UPP Tual juga membentuk Posko Terpadu bersama sejumlah instansi, termasuk Polres Tual, yang akan ditempatkan di area Pelabuhan Yos Sudarso Tual.
“Posko ini bersifat terpadu sehingga semua instansi terkait dapat bersinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Total personel yang terlibat dalam posko tersebut sebanyak 77 orang, terdiri dari 61 personel UPP Tual, Navigasi Tual 3 orang, PLP 3 orang, TNI 3 orang, KP3 7 orang, Polair 4 orang, Karantina 2 orang, serta Basarnas 2 orang.
“Kami berharap pelayanan transportasi laut selama masa mudik Lebaran dapat berjalan aman, lancar, dan tertib bagi seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan melalui Pelabuhan Tual,” pungkasnya.







