Maluku

Hendrik Lewerissa Lepas Kontingen Pesparawi Maluku, Target Tampilkan Karakter Negeri Raja-Raja di Ajang Nasional

×

Hendrik Lewerissa Lepas Kontingen Pesparawi Maluku, Target Tampilkan Karakter Negeri Raja-Raja di Ajang Nasional

Sebarkan artikel ini

Pesparawi

17/6/2026 - Pesparawi Maluku
MALUKU: Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa berfoto bersama Kontingen Pesparawi Provinsi Maluku usai prosesi pelepasan di Aula Wisma Samadi Gonsalo Veloso, Ambon, Selasa (16/6/2026). (Courtesy - Diskominfo Maluku)

AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa secara resmi melepas 272 peserta Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Provinsi Maluku yang akan mengikuti Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, pada 18-28 Juni 2026.

Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Wisma Samadi Gonsalo Veloso, Ambon, Selasa (16/6/2026), dan dihadiri unsur DPRD Provinsi Maluku, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD), pimpinan gereja, pelatih, official, serta seluruh peserta kontingen.

Dalam sambutannya, Lewerissa menegaskan, keikutsertaan Maluku pada ajang Pesparawi Nasional bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga membawa identitas daerah yang dikenal memiliki tradisi musik, seni, dan kehidupan bergereja yang kuat.

“Maluku adalah negeri yang kaya akan tradisi musik, seni, dan kehidupan bergereja yang kuat. Saya percaya kehadiran kontingen Pesparawi Provinsi Maluku di tingkat nasional tidak hanya membawa kemampuan teknis dan kualitas vokal, tetapi juga membawa karakter masyarakat Maluku yang menjunjung persaudaraan, toleransi, dan nilai-nilai kasih,” kata Lewerissa.

Baja Juga :  Buka Muswil IDI 2025, Gubernur Maluku: Dokter adalah Garda Terdepan Kesehatan Masyarakat

Kontingen Maluku berjumlah 272 orang yang terdiri dari peserta, pelatih, pemain organ, serta official pendamping.

Mereka akan berkompetisi pada 12 kategori lomba, mulai dari solo anak hingga paduan suara dewasa campuran, vocal group, musik pop gerejawi, dan musik gereja nusantara.

Menurutnya, seluruh peserta memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik Maluku selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Manokwari.

Karena itu, ia berpesan agar kontingen tetap menjaga kebersamaan, kesehatan, serta menunjukkan sikap yang mencerminkan nilai-nilai masyarakat Maluku.

Selain itu, ia meminta seluruh peserta tampil maksimal dengan penuh sukacita tanpa dibebani tekanan berlebihan.

“Pergilah dengan semangat, bertandinglah dengan sukacita, dan pulanglah dengan membawa kehormatan bagi Maluku serta kemuliaan bagi Tuhan,” pesannya.

Baja Juga :  Tak Terima Palang Dibongkar, Empat Marga di Kobi Minta Pemerintah Maneo Maluku Ditindak Hukum, Sebut Alasan Ini

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, LPPD Provinsi Maluku, para pelatih, pembina, official, serta seluruh denominasi gereja yang telah berkontribusi mempersiapkan kontingen.

Menurutnya, proses pembinaan yang dilakukan tidak hanya bertujuan menghasilkan prestasi dalam kompetisi, tetapi juga menjadi investasi penting dalam pengembangan seni budaya gerejawi dan pembentukan karakter generasi muda Maluku.

“Pemerintah Provinsi Maluku membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan bermoral. Pesparawi merupakan salah satu wadah strategis untuk membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.

Jangan Lewatkan Berita Terbaru!

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM di Channel Telegram kami.

✈ GABUNG CHANNEL TELEGRAM