AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Kemenangan telak Timnas Argentina 3-0 atas Aljazair di laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026 langsung memicu euforia luar biasa di Kota Ambon, Maluku, Rabu (17/6) pagi WIT.
Ribuan pendukung fanatik tim Tango langsung “turun jalan” dan menguasai jalanan kota dengan aksi konvoi besar-besaran yang dinilai paling ramai sejak turnamen dimulai.
Pantauan JendelaMaluku.com di lapangan menunjukkan, aksi pawai ini bergerak dua arah saling bersahutan, menghubungkan kawasan pusat kota dan Poka.
Titik pergerakan massa yang masif membuat arus lalu lintas dari kedua wilayah tersebut seketika dipenuhi oleh para pencinta sepak bola Amerika Latin ini.
Momen paling luar biasa terjadi di sepanjang Jembatan Merah Putih (JMP).
Ikon Maluku tersebut benar-benar lumpuh oleh lautan warna biru langit dan putih.
Berbeda dengan hari-hari biasanya, kedua jalur di atas JMP penuh sesak oleh iring-iringan motor dan mobil fans Argentina yang mengibarkan bendera kebanggaan mereka.
Tidak hanya di atas jembatan, massa pendukung bahkan menyemut hingga memadati area di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).
Dominasi mutlak fans Argentina di awal Piala Dunia tahun ini diakui langsung oleh warga yang melintas.
Rico, salah seorang mahasiswa yang kebetulan lewat saat hendak pulang dari kampusnya, mengaku terkejut dengan jumlah massa yang tumpah ruah ke jalan siang ini.
“Sejauh ini di awal Piala Dunia tahun ini, pawai Argentina yang paleng rame. Di pawai-pawai (pertandingan) sebelumnya banyak pendukung negara lain yang campur ikut, namun kali ini yang pawai semuanya murni pendukung Argentina. JMP saja sampai full,” ungkap Rico takjub melihat fanatisme tersebut.
Sambil membunyikan klakson kendaraan bersahutan dan menyanyikan yel-yel kemenangan, para fans merayakan tiga gol tanpa balas yang dicetak Argentina di Stadion Kansas City beberapa jam sebelumnya.
Kota Ambon memang selalu punya cerita unik dan magis setiap kali demam Piala Dunia melanda.
Namun, konvoi yang berhasil memutihkan JMP dan area Poka-Kota pagi ini menjadi bukti kuat bahwa Ambon hari ini benar-benar telah berubah menjadi ‘Buenos Aires’ van Ambon.(*)







