OlahragaUtama

Tekuk Skotlandia 1-0, Saibari Cetak Gol Tercepat di Piala Dunia 2026

×

Tekuk Skotlandia 1-0, Saibari Cetak Gol Tercepat di Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini

BOSTON, JENDELAMALUKU. COM – Ismael Saibari mencetak gol tercepat di Piala Dunia 2026 sejauh ini hanya dalam waktu 71 detik, membawa Maroko menang tipis 1-0 atas Skotlandia sekaligus mendekatkan mereka ke babak gugur.

Saibari, yang sebelumnya juga mencetak gol saat Maroko bermain imbang 1-1 melawan Brasil akhir pekan lalu, menunjukkan penyelesaian akhir yang klinis saat laga baru berjalan semenit.

Gol tersebut menjadi penentu dalam pertandingan fisik yang sengit di Boston Stadium pada hari Jumat, yang dihadiri oleh 64.146 penonton di Massachusetts, Amerika Serikat.

Pemain berusia 25 tahun yang lahir di Spanyol dan besar di Belgia ini dikabarkan masuk radar transfer senilai $63 juta dari juara Liga Belanda, PSV Eindhoven, ke Bayern Munich.

Kualitas sepakannya yang menembus jala gawang Angus Gunn menunjukkan alasan mengapa ia begitu diminati.

Sebaliknya, laga ini memperlihatkan lini depan Skotlandia yang minim kreativitas di kotak penalti lawan, sebuah jurang pemisah yang menjelaskan mengapa Maroko berada di peringkat ke-5 dunia, sementara Skotlandia di posisi ke-40.

Dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan, Maroko kini berada di posisi diuntungkan untuk melaju ke babak 32 besar.

Target mereka adalah minimal menyamai torehan sejarah saat menembus semifinal di Qatar pada 2022 lalu.

Namun, malam itu menjadi momen yang pahit bagi Skotlandia beserta ribuan pendukungnya yang telah memadati Boston sepanjang Piala Dunia ini.

Baja Juga :  DPC PDIP Maluku Tenggara Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, Layanan Sebut Kemunduran Demokrasi

Pasalnya, tim mereka gagal memberikan ancaman berarti bagi penjaga gawang Maroko, Yassine Bounou.

Padahal, kemenangan susah payah 1-0 atas Haiti di stadion yang sama akhir pekan lalu, kemenangan pertama mereka di Piala Dunia sejak 1990, sempat memberi angin segar dan harapan bahwa mereka bisa lolos dari fase grup untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Kemenangan di laga ini sebenarnya bisa mengunci tiket lolos dari Grup C, namun kini nasib Skotlandia masih menggantung jelang laga penentu melawan Brasil di Miami pada Rabu depan.

Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, menurunkan komposisi pemain yang sama persis seperti saat menghadapi Brasil.

Sebaliknya, pelatih Skotlandia, Steve Clarke, melakukan tiga perubahan strategi.

Clarke mencoba memperkokoh lini pertahanan dengan mencadangkan striker Lawrence Shankland dan memasukkan bek Kieran Tierney untuk membentuk formasi lima bek.

Sayang, taktik tersebut berantakan seketika begitu peluit kick-off dibunyikan.

Lewat umpan matang pemain Real Madrid, Brahim Diaz, Saibari lolos dari jebakan *offside* akibat posisi Grant Hanley.

Saibari yang menerima umpan lambung langsung mengontrol bola dan melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang.

Maroko, yang pernah mengalahkan Skotlandia 3-0 pada Piala Dunia 1998, terus mengancam untuk menggandakan keunggulan setiap kali menyerang.

Namun, mereka kurang klinis, termasuk saat Bilal El Khannouss menyia-nyiakan peluang emas pada menit ke-36.

Baja Juga :  Yuk Ramai-ramai Nonton! INI Info Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Uzbekistan Piala Asia U23 di Maluku

Di sisi lain, lini serang Skotlandia tampak buntu dan baru bisa menciptakan peluang berbahaya pada masa injury time babak pertama.

Peluang itu lahir dari umpan silang kapten Andy Robertson dari sisi kiri, namun gagal dimaksimalkan oleh John McGinn.

Babak pertama pun berakhir tanpa satu pun penyelamatan berarti yang perlu dilakukan oleh Bounou.

Lima menit memasuki babak kedua, Maroko nyaris menambah keunggulan. Menerima umpan tarik dari El Khannouss, sepakan Saibari membentur Jack Hendry sebelum akhirnya menerpa mistar gawang.

Tak lama berselang, kiper Skotlandia, Angus Gunn, melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis sundulan El Khannouss yang memanfaatkan umpan sepak pojok dari Achraf Hakimi, yang sepanjang laga kerap mendapat sorakan ejekan dari penonton.

Memasuki sisa laga, Maroko tampak bermain lebih santai, fokus mengamankan keunggulan dan meredam setiap serangan yang dibangun Skotlandia.

Ryan Christie sempat melepaskan tembakan yang melambung di atas mistar pada menit ke-64 setelah menerima umpan Scott McTominay.

McTominay sendiri sempat mengancam lewat tembakan yang menyamping di sisi luar jala gawang di menit-menit akhir, namun gol penyama kedudukan bagi Skotlandia tak kunjung tercipta hingga laga usai.

Pada pertandingan hari Rabu mendatang, Maroko akan menantang Haiti di Atlanta, sementara Skotlandia harus melakoni laga hidup-mati melawan Brasil di Miami.(*)

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM