NAMLEA, JENDELAMALUKU.COM – Suasana berbeda terlihat di Lapangan Apel Polres Buru, Sabtu (15/8/2026).
Puluhan personel kepolisian bersama masyarakat dari sejumlah desa larut dalam kemeriahan pesta rakyat untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.40 WIT itu diikuti Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, Wakapolres Buru Kompol Jufri Jawa, para pejabat utama dan personel Polres Buru, serta sekitar 60 anggota Sabuk Kamtibmas.
Anggota Sabuk Kamtibmas yang hadir merupakan perwakilan masyarakat dari Desa Ubung, Desa Lala, Desa Karang Jaya, Desa Batu Boy, dan Dusun BTN.
Mereka bergabung bersama personel kepolisian dalam berbagai perlombaan tradisional yang berlangsung penuh keakraban.
Beragam lomba digelar, mulai dari balap karung, jepit balon, gigit sendok, tarik tambang, joget botol hingga balap gigit sendok berisi kelereng.
Personel Polres Buru, Polisi Wanita (Polwan), dan Bhayangkari juga ikut ambil bagian sehingga suasana semakin meriah.
Salah satu perlombaan yang menarik perhatian adalah tarik tambang yang mempertemukan tim masyarakat dengan personel kepolisian, Polwan, dan Bhayangkari.
Untuk kategori masyarakat, Desa Lala berhasil meraih juara pertama, disusul Desa Ubung sebagai juara kedua dan Dusun BTN di posisi ketiga.
Sementara itu, dalam pertandingan internal Polres Buru, tim para Kabag berhasil mengalahkan tim para Kasat dan Kasi.
Pada pertandingan lainnya, tim Polwan Polres Buru keluar sebagai pemenang setelah berhadapan dengan Bhayangkari.

Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang mengatakan, pesta rakyat tersebut tidak sekadar menjadi hiburan dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI.
Kegiatan itu juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi antara Polri dengan masyarakat. Melalui suasana yang santai dan penuh kekeluargaan seperti ini, kita bisa semakin dekat dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban,” ujar Sulastri.
Menurutnya, kemitraan antara polisi dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.







