AMBON, JENDELAMALUKU.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mengerahkan ratusan personel serta menyiapkan ratusan posko siaga untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Siaga Kelistrikan secara serentak di seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di wilayah Maluku dan Maluku Utara, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN memastikan kesiapan personel, peralatan, hingga sistem kelistrikan dalam menghadapi meningkatnya aktivitas masyarakat selama perayaan kemerdekaan.
General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Dony Noor Gustiarsyah menuturkan, momentum Hari Kemerdekaan menjadi perhatian khusus bagi PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang andal di seluruh wilayah, termasuk daerah kepulauan.
“Kemerdekaan harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk masyarakat yang berada di wilayah kepulauan Maluku dan Maluku Utara. PLN berkomitmen menjaga keandalan listrik untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pelaksanaan upacara, kegiatan pemerintahan, aktivitas ekonomi, rumah ibadah, hingga kegiatan sosial masyarakat. Melalui apel siaga ini, kami memastikan seluruh kesiapan telah dilakukan agar pelayanan listrik tetap optimal,” tutur Dony.
Apel siaga digelar serentak di seluruh unit PLN UIW MMU, meliputi UP3 Ambon, Ternate, Sofifi, Masohi, Saumlaki, Tual, Tobelo, serta UP3B Maluku. Untuk wilayah Pulau Ambon, apel dipusatkan di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ambon Kota.
Dalam kegiatan tersebut, PLN melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan personel, kendaraan operasional, peralatan kerja, hingga sarana pendukung lainnya guna memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan kelistrikan.
Selama masa siaga HUT Ke-81 RI, PLN UIW MMU menyiapkan sebanyak 987 personel yang akan menjaga keandalan 168 sistem kelistrikan di seluruh Maluku dan Maluku Utara.
Selain itu, PLN juga mengoperasikan 203 posko siaga yang didukung 67 unit genset, 30 Unit Gardu Bergerak (UGB), 10 unit UPS, 174 kendaraan operasional, serta 56 sepeda motor patroli untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan di lapangan.







