KEI BESAR, JENDELAMALUKU.COM – Warga Pulau Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, kini mendapat akses pelayanan dokter spesialis secara gratis tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Langgur.
Layanan tersebut hadir melalui Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II milik Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE) yang mulai memberikan pelayanan medis di Elat, Kei Besar, sejak Selasa (8/9/2026).
Sebanyak tujuh dokter spesialis dijadwalkan memberikan pelayanan kesehatan hingga 1 November 2026.
Kehadiran layanan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat Kei Besar untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis, khususnya layanan spesialistik yang selama ini relatif sulit diakses karena faktor geografis.
Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam mengatakan, kehadiran Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II sangat berarti bagi masyarakat Kei Besar.
“Ini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Maluku Tenggara, khususnya masyarakat Pulau Kei Besar, atas kepedulian dan keberpihakan para donatur dari Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE) yang telah memilih dan menetapkan Maluku Tenggara, khususnya Pulau Kei Besar, sebagai lokus pelayanan,” ujar Charlos saat membuka pelayanan medis di Elat, Selasa (8/9/2026).
Ia menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Dokter Peduli, para donatur, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya pelayanan kesehatan gratis tersebut.
“Untuk itu melalui kesempatan ini, kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas segala niat, dukungan dan perhatian yang diberikan pihak yayasan dan donatur serta semua pihak guna pelaksanaan pelayanan kesehatan gratis ini,” katanya.
Bantu Atasi Kendala Akses Kesehatan
Charlos menjelaskan kondisi geografis Maluku Tenggara sebagai wilayah kepulauan menjadi salah satu tantangan dalam pemerataan pelayanan kesehatan.
Maluku Tenggara memiliki 75 pulau, terdiri atas 12 pulau berpenghuni tetap dan 63 pulau tidak berpenghuni. Kei Kecil dan Kei Besar menjadi dua pulau utama yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Secara administratif, Maluku Tenggara memiliki 190 desa atau ohoi dan satu kelurahan.
Pemerintah daerah juga memiliki dua rumah sakit serta 21 puskesmas yang tersebar di 11 kecamatan. Sebanyak 11 puskesmas berada di Kei Besar dan 10 lainnya berada di Kei Kecil.
Namun, keberadaan fasilitas kesehatan tersebut belum sepenuhnya menghilangkan persoalan akses.
Luas wilayah dan karakter kepulauan membuat mobilitas masyarakat maupun tenaga kesehatan dalam kondisi tertentu masih terkendala transportasi laut dan darat.







