TUAL, JENDELAMALUKU.COM – Pusat Layanan Kesehatan Masyarakat (Puskemas), Un di Kecamatan Pulau Dullah Selatan, Kota Tual, Provinsi Maluku, menggelar pendataan tempat pengolahan pangan.
Pendataan dilakukan terhadap semua usaha berbasis pangan yang beroperasi di wilayah kerja Puskesmas Un yakni UMKM, Warung, dan usaha berskala rumah tangga.
Sanitarian di Puskesmas Un Maria Elwuar, saat diwawancarai, Senin (14/9/2026) mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk meminimalisir keluhan diare atau keracunan makanan yang dikonsumsi masyarakat.
“Jadi kami mendatangi semua tempat pengolahan makanan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Un untuk didata,” kata dia.
Kegiatan ini, lanjutnya untuk meminimalisasi keluhan pasien yang sewaktu-waktu menderita diare atau keracunan akibat mengkonsumsi makanan di warung atau usaha berbasis pangan.
Menurut dia, kedepannya akan dilakukan pemeriksaan sampel makanan dan minuman dari tiap usaha berbasis pangan di wilayah kerja Puskesmas Un.
“Selain itu, kami juga memperhatikan higienitas dari warung dan UMKM agar tidak ada tumpukan sampah yang dapat mempengaruhi kualitas pangan yang disajikan kepada konsumen,” jelasnya.
Puskemas akan selalu mengedukasi pelaku usaha, agar dapat memperhatikan aspek kebersihan dari pangan maupun tempat pelaku usaha.
“Kami tidak segan turun dan memberikan masukan positif, jika tidak digubris laporan akan kami layangkan ke Dinas Kesehatan untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.
Sejauh ini, Puskemas UN telah mendata 90 pelaku usaha, mulai dari pabrik tahu, tempe, dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk memantau sanitasi dan kelayakan.
“Untuk usaha berskala rumah tangga, kami memeriksa penggunaan formalin dan boraks nanti sampelnya bakal dikirim ke Ambon. Kami berharap agar pelaku usaha dapat tetap menjaga sanitasi dan kebersihan pangan yang layak disajikan ke konsumen,” pungkasnya.







