TUAL, JENDELAMALUKU.COM – Kepolisian Resor (Polres) Tual meningkatkan patroli di perairan Ohoi Dullah Laut, Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual, Maluku, menyusul adanya aduan masyarakat terkait dugaan penggunaan bom ikan di kawasan tersebut.
Patroli dilakukan jajaran Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Tual, Kamis (24/9/2026), untuk memantau aktivitas nelayan sekaligus mencegah penggunaan alat tangkap yang dilarang.
Ps Kasubsi Pid Humas Polres Tual, Aipda Husinjaya Korwaka mengatakan, patroli dipimpin Kasat Polairud Polres Tual Ipda Roni Ruhulessin bersama personel setelah pihak kepolisian menerima aduan dari masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menemui sejumlah nelayan untuk menggali informasi mengenai dugaan aktivitas bom ikan di perairan Dullah Laut.
“Kasat Polairud Ipda Roni Ruhulessin dan tim telah menemui nelayan, dan sempat bertanya terkait bom ikan, namun mereka akui bahwa peristiwa terbaru tidak ada,” kata Husinjaya kepada wartawan di Kota Tual.
Meski belum menemukan adanya aktivitas tersebut, Polres Tual memastikan patroli akan dilakukan secara rutin sebagai langkah pencegahan.
Polisi mengingatkan bahwa penggunaan bom maupun bahan kimia untuk menangkap ikan dilarang karena dapat merusak ekosistem laut dan mengancam keanekaragaman hayati di wilayah perairan.
“Patroli laut ini kita mulai rutin lakukan agar memastikan aktivitas nelayan aman, serta mengantisipasi tindak pidana penggunaan bom ikan di perairan Dullah Laut,” ujarnya.
Selain mengawasi potensi penggunaan alat tangkap terlarang, personel Polairud juga mengingatkan nelayan untuk memperhatikan keselamatan saat melaut.
Nelayan diminta memastikan perlengkapan keselamatan tersedia dan tidak memaksakan diri melaut ketika kondisi cuaca buruk.
“Kita melakukan aktivitas di perairan Tual, khususnya Dullah Laut, harus memastikan standar kelengkapan keselamatan dan tak boleh melaut saat cuaca sedang buruk,” kata Husinjaya.
Dari hasil patroli, polisi menyatakan belum menemukan pelanggaran maupun gangguan menonjol di perairan Dullah Laut. Aktivitas patroli juga berlangsung aman dan lancar.
Polres Tual mengimbau masyarakat dan nelayan untuk segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di kawasan perairan.
Laporan dapat disampaikan melalui layanan kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti.
Kapolres Tual AKBP Whansi Des Asmoro juga meminta warga yang menemukan atau mengetahui dugaan aksi bom ikan untuk menyertakan bukti saat membuat laporan.
Imbauan tersebut disampaikan agar informasi yang diterima kepolisian dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai prosedur.







