Sebelumnya, beredar video berdurasi sekitar 30 detik yang memperlihatkan seorang nelayan ditanyai oleh tim patroli KPLP mengenai dugaan aktivitas bom ikan di kawasan perairan tersebut.
Dalam video itu, nelayan tersebut mengatakan tidak mengetahui adanya aktivitas bom ikan dalam waktu terakhir, meski menyebut kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya.
“Tidak pernah dengar, tidak tahu. Memang pernah, tapi sudah lama sekali,” ujar nelayan tersebut kepada tim patroli.
Polres Tual memastikan pengawasan di perairan Dullah Laut akan terus dilakukan untuk mencegah penggunaan alat tangkap yang dapat merusak lingkungan sekaligus menjaga keamanan aktivitas masyarakat di laut.(*)







