JENDELAMALUKU.COM – Sebanyak 73 calon anggota Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di Provinsi Maluku dinyatakan lolos Uji Kesamaptaan Jasmani. Polda Maluku memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan objektif, transparan, dan berintegritas melalui prinsip BETAH: Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Uji jasmani dipimpin langsung Kepala Biro SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi, S.I.K., M.M., selaku Ketua Pelaksana Seleksi Penerimaan Bintara Polri Daerah Maluku. Kegiatan berlangsung di Lapangan Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Kamis (11/6/2026).
“Seluruh tahapan seleksi kami pastikan objektif, transparan, dan akuntabel. Nilai yang diperoleh peserta merupakan hasil kemampuan masing-masing sesuai standar yang ditetapkan. Tidak ada ruang untuk kecurangan maupun intervensi,” tegas Jemi.
*Pengawasan Berlapis*
Untuk menjaga kepercayaan publik, uji jasmani dikawal mekanisme pengawasan berlapis. Pengawasan internal dilakukan Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku, sedangkan pengawasan eksternal melibatkan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku.
Sebelum uji fisik, peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Bid Dokkes Polda Maluku, meliputi pengecekan kondisi fisik dan tekanan darah.
Materi uji meliputi Kesamaptaan Jasmani A berupa lari 12 menit, serta Kesamaptaan Jasmani B: pull-up, sit-up, push-up, shuttle run, renang, dan pemeriksaan antropometri.
Dari 73 peserta, terdiri dari 67 pria dan 6 wanita, seluruhnya dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan berhak lanjut ke tahap seleksi berikutnya. Hasil penilaian langsung diumumkan kepada peserta setelah seluruh rangkaian uji selesai.
*Tegaskan Integritas*
Jemi berpesan agar peserta tetap menjunjung kejujuran, disiplin, dan sportivitas.
“Menjadi anggota Polri bukan hanya butuh kemampuan fisik, tapi juga integritas, mental kuat, dan komitmen melayani masyarakat,” ujarnya.
Polda Maluku menegaskan penerapan prinsip BETAH merupakan upaya membangun Polri yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat melalui seleksi yang bersih dan berkeadilan.
Seluruh rangkaian uji kesamaptaan jasmani berlangsung aman, tertib, dan lancar. (*)







