BeritaNasional

Daftar Jemaah Haji 2027 Diumumkan, Wamenhaj Minta ASN Bangun Komunikasi dengan Jemaah Sejak Dini

×

Daftar Jemaah Haji 2027 Diumumkan, Wamenhaj Minta ASN Bangun Komunikasi dengan Jemaah Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

Haji 2027

16/5/2026 - Haji
Jemaah haji Indonesia berjalan menuju hotel setibanya di Makkah, Arab Saudi, Rabu (13/5/2026). (Courtesy - Kementerian Haji dan Umrah)

JENDELAMALUKU.COM – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah mengumumkan daftar calon jemaah haji yang masuk dalam daftar tunggu (waiting list) untuk keberangkatan musim haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.

Saat ini, daftar tersebut sedang menjalani proses verifikasi di tingkat kabupaten dan kota sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan ibadah haji yang lebih tertata.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, pengumuman nama-nama calon jemaah dilakukan lebih awal agar pemerintah dan jemaah memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan seluruh tahapan penyelenggaraan haji.

“Ini jemaah sudah kita umumkan. Sudah diumumkan semua, Bu. Yang waiting list yang akan berangkat 2027 kita umumkan,” sebutnya dikutip dari laman resmi Kemenhaj RI.

Menurut Dahnil, masa persiapan yang lebih panjang akan memudahkan seluruh pihak melakukan berbagai langkah teknis secara lebih terencana, sehingga proses penyelenggaraan ibadah haji dapat berlangsung lebih baik dan tidak dilakukan secara terburu-buru.

Baja Juga :  Pertamina Papua Maluku Sambut Hari Kemerdekaan dengan Doa dan Santunan Anak Yatim di Jayapura

Selain itu, ia menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenhaj, mulai dari kepala kantor wilayah, petugas haji, hingga seluruh unsur yang terlibat dalam pelayanan haji, agar membangun komunikasi dan kedekatan dengan calon jemaah sejak dini.

“Pertama yang harus dipersiapkan itu adalah Bapak dan Ibu semuanya itu harus punya engagement yang kuat dengan jemaah. Itu yang ingin kita bangun. Mulai dari ASN, Kakanwil, nanti petugas haji, semua yang mengurus haji itu harus punya engagement yang kuat dengan jemaah,” tegasnya.

Ia menjelaskan, hubungan yang erat antara petugas dan jemaah merupakan bagian penting dalam pelayanan haji.

Dalam ajaran Islam, konsep tersebut dikenal sebagai ta’liful qulub, yakni membangun ikatan hati melalui silaturahmi yang kuat antara petugas dan calon jemaah.

Baja Juga :  Konsisten Dukung Sektor Industri, PLN UP3 Sofifi Tindak Lanjuti Rencana Penambahan Daya Listrik PT Semarak Group

Lebih lanjut, Dahnil menegaskan bahwa Kementerian Haji dan Umrah tidak hanya menjalankan fungsi administratif atau sebatas memberangkatkan jemaah ke Tanah Suci.

Menurutnya, kementerian memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam membangun transformasi nilai selama penyelenggaraan ibadah haji.

“Bukan sekadar terkait dengan penyelenggaraannya saja, tapi dia harus punya transformasi nilai. Nilai kebangsaan, nilai moral, nilai peradaban, nilai keadaban, yang kemudian kita rumuskan melalui ‘Tri Sukses’ itu: Sukses Ritual, Sukses Ekonomi, dan Sukses Peradaban dan Keadaban,” jelasnya.

Di akhir arahannya, Dahnil kembali mengingatkan jajaran Kemenhaj di Jawa Timur agar segera memulai koordinasi dan membangun komunikasi dengan para calon jemaah tanpa menunggu waktu keberangkatan semakin dekat.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM