BeritaMaluku

141 Puskesmas di Maluku Butuh Perbaikan, Gubernur Usulkan Dukungan Kemenkes

×

141 Puskesmas di Maluku Butuh Perbaikan, Gubernur Usulkan Dukungan Kemenkes

Sebarkan artikel ini

Maluku

 

AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Sebanyak 141 Puskesmas di 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku membutuhkan rehabilitasi dan perbaikan.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku mengusulkan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat untuk membenahi fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama tersebut.

Usulan itu disampaikan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, saat melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) II RI, Benjamin Paulus Octavianus, di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Senin (2/11/2026) lalu.

Berdasarkan data teknis hasil koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, dari total 141 Puskesmas yang diusulkan untuk diperbaiki, sebanyak 62 unit mengalami kerusakan ringan, 38 unit rusak sedang, dan 41 unit lainnya masuk kategori rusak berat.

Gubernur menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius, mengingat Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat, terutama bagi penduduk yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan maupun rumah sakit.

Baja Juga :  Jaringan BBM Oplosan dan Merkuri Ilegal Terbongkar di Maluku

Menurutnya, keterbatasan sarana dan prasarana kesehatan berpotensi menghambat masyarakat dalam memperoleh pelayanan medis yang layak.

Persoalan tersebut menjadi semakin penting di Maluku yang memiliki karakteristik geografis kepulauan dengan sebaran penduduk di pulau-pulau besar hingga wilayah terluar.

Selain mengusulkan perbaikan Puskesmas, Pemprov Maluku juga meminta dukungan Kementerian Kesehatan untuk melakukan renovasi total RSUD dr. M. Haulussy pada 2027.

Sebagai rumah sakit rujukan utama di Maluku, pembenahan RSUD dr. M. Haulussy dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas pelayanan, kualitas fasilitas, serta kemampuan penanganan pasien rujukan dari berbagai daerah.

“Dengan mempertimbangkan keterbatasan fiskal daerah serta besarnya kebutuhan pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Maluku yang tersebar di wilayah kepulauan, kami sangat mengharapkan dukungan penuh Kementerian Kesehatan untuk memprioritaskan renovasi total RSUD dr. M. Haulussy pada tahun 2027,” tegas Hendrik.

Baja Juga :  PLN UP3 Sofifi Hadirkan Inovasi dan Pastikan Listrik Andal selama HUT ke-26 Provinsi Maluku Utara

Dalam rencana pengembangan pelayanan kesehatan tersebut, Pemprov Maluku juga mempertimbangkan optimalisasi fungsi RSUD dr. M. Haulussy dengan dukungan RSUD dr. Ishak Umarella sebagai fasilitas penyangga.

Kedua rumah sakit yang berjarak sekitar 20 menit tersebut diharapkan dapat saling melengkapi dalam memberikan pelayanan medis, sehingga pengembangan layanan tidak berjalan tumpang tindih dan didukung ketersediaan tenaga medis maupun dokter spesialis.

Jangan Lewatkan Berita Terbaru!

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM di Channel Telegram kami.

✈ GABUNG CHANNEL TELEGRAM