AmbonBerita

Jendela Maluku-ABC Unpatti Kolaborasi Dorong Anak Muda Ambon Kritis Hadapi Misinformasi dan Disinformasi melalui Whorkshop Literasi Media

×

Jendela Maluku-ABC Unpatti Kolaborasi Dorong Anak Muda Ambon Kritis Hadapi Misinformasi dan Disinformasi melalui Whorkshop Literasi Media

Sebarkan artikel ini

Literasi Media

27/8/2026 - Literasi Media 3
Kolaborsi JendelaMaluku.com dan ABC Unpatti menyelenggarakan Workshop Literasi Media dan Integritas Informasi di Gedung Moderasi IAKN Ambon, Rabu (26/8/2027)

AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Jendela Maluku berkolaborasi dengan Aussie Banget Corner (ABC) Universitas Pattimura (Unpatti) mendorong penguatan literasi media di kalangan anak muda Maluku melalui Workshop Literasi Media dan Integritas Informasi.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Moderasi Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Rabu (26/8/2026), mengangkat tema “Membangun Generasi Muda yang Kritis, Cerdas, dan Tangguh di Era Digital.”

Workshop diikuti mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Ambon, di antaranya mahasiswa Ilmu Komunikasi IAKN Ambon, mahasiswa Jurnalistik UIN A.M. Sangadji Ambon, serta mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Ambon.

Kolaborasi ini menjadi ruang bagi anak muda untuk memahami tantangan informasi di era digital sekaligus membangun keterampilan dalam mengenali, memeriksa, dan menyikapi informasi secara kritis sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.

Workshop berlangsung interaktif sejak pukul 09.00 hingga 17.00 WIT. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi dan praktik untuk menguji kemampuan mereka dalam melakukan verifikasi informasi.

Baja Juga :  Cetak Hat-trick, Saka Bawa Inggris Bungkam Prancis dalam Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2026

Kegiatan ini merupakan bagian dari Award Project Australia Awards Short Course: The Challenge of Mis and Disinformation: Fostering Information Integrity and Media Literacy in the Digital Age yang diikuti Pendiri dan Direktur Jendela Maluku, Adjeng Hatalea, di Australia.

27/8/2026 - Literasi Media
Peserta Workshop Literasi Media menunjukkan hasil kerja kelompok mereka.

Melalui Award Project tersebut, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama short course kemudian diterjemahkan menjadi kegiatan yang lebih praktis dan relevan dengan kebutuhan anak muda di Maluku.

Dalam workshop, peserta mendapatkan materi dari dua narasumber, yakni Koordinator Bidang Internet Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Adi Marsela, dan Pendiri sekaligus Direktur Jendela Maluku, Adjeng Hatalea.

Adi Marsela membekali peserta dengan pemahaman mengenai ekosistem informasi digital, karakteristik misinformasi, disinformasi, dan malinformasi, serta pentingnya melakukan verifikasi sebelum sebuah informasi dipercaya maupun disebarkan.

Baja Juga :  Pertamina Pastikan Stok Solar Subsidi di Kota Jayapura Aman
27/8/2026 - Adi Marsela
Koordinator Bidang Internet Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Adi Marsela.

Peserta juga mempraktikkan sejumlah teknik fact-checking, mulai dari verifikasi sumber, reverse image search, penggunaan tools dasar OSINT, hingga pemanfaatan AI tools untuk membantu proses pengecekan informasi.

Selain aspek teknis, peserta diajak memahami faktor psikologis yang dapat membuat seseorang mudah mempercayai informasi, seperti confirmation bias dan emotional trigger.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pendekatan prebunking dan debunking, digital storytelling, counter-narrative, kampanye digital komunitas, keamanan digital, etika, serta perlindungan hukum bagi jurnalis muda.

Ketua Aussie Banget Corner (ABC) Unpatti, Ayu Aprilia mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari dukungan ABC terhadap upaya peningkatan kapasitas anak muda Maluku melalui berbagai bidang pengetahuan dan keterampilan.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM