Berita

Kenalkan Ekonomi Sirkular, PLN Edukasi Relawan Bakti BUMN Manfaatkan FABA PLTU Tidore

×

Kenalkan Ekonomi Sirkular, PLN Edukasi Relawan Bakti BUMN Manfaatkan FABA PLTU Tidore

Sebarkan artikel ini

PLN

JENDELAMALUKU.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara mengajak 10 Relawan Bakti BUMN mengenal pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) dari operasional PLTU Tidore. Edukasi ini bagian dari upaya PLN mendorong pengelolaan lingkungan berkelanjutan dan penerapan ekonomi sirkular di sektor energi.

Kegiatan berlangsung di PLTU Tidore, Desa Rum Balibunga, Tidore Utara, Sabtu (23/8/2026). PLTU tersebut memiliki kapasitas terpasang 2 x 7 MW dengan daya mampu netto 12,6 MW dan menjadi salah satu penopang sistem kelistrikan Ternate–Tidore.

General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Dony Noor Gustiarsyah mengatakan, pemanfaatan FABA adalah langkah nyata PLN mengubah material sisa pembangkitan menjadi sumber daya bernilai guna.

Baja Juga :  PLN UP3 Sofifi Gencarkan Sosialisasi PLN Mobile hingga ke Tingkat Desa

“PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga memastikan setiap proses bisnis memperhatikan keberlanjutan. Melalui konsep _waste to value_, material sisa dapat diolah menjadi produk bermanfaat sekaligus mendukung ekonomi sirkular dan prinsip ESG,” ujar Dony.

Dalam kunjungan tersebut, para relawan diperkenalkan proses pengelolaan FABA dan berbagai potensi pemanfaatannya. Saat ini FABA PLTU Tidore dikembangkan untuk stabilisasi lahan, pembangunan infrastruktur, material konstruksi, hingga perlindungan ekosistem pesisir.

Salah satu produk yang diperagakan adalah paving block berbahan dasar FABA. Selain itu, FABA juga bisa diolah menjadi batako, bahan tambah beton, stabilisasi tanah dan jalan, konstruksi lanskap, hingga bata ringan atau hebel.

Baja Juga :  Bandara Pattimura Kini Punya SPKLU Hijau, Perkuat Infrastruktur Transportasi Ramah Lingkungan di Ambon

“Pemanfaatan ini mengurangi potensi limbah sekaligus mendorong penggunaan material alternatif yang ramah lingkungan,” jelas Dony.

Menurutnya, transformasi pengelolaan FABA dari yang semula hanya dianggap residu menjadi material bernilai ekonomi sejalan dengan komitmen PLN dalam menerapkan ekonomi sirkular. Inisiatif ini juga membuka peluang kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan produk berbasis material alternatif.

Kegiatan edukasi ini menjadi salah satu kontribusi PLN untuk memperkenalkan praktik energi berkelanjutan kepada generasi muda. PLN menegaskan operasional pembangkit tidak hanya fokus pada penyediaan listrik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM