BeritaNasional

Libatkan Kelompok Perempuan, Program TIRTA LESTARI Tanam 3.000 Pohon di Kintamani

×

Libatkan Kelompok Perempuan, Program TIRTA LESTARI Tanam 3.000 Pohon di Kintamani

Sebarkan artikel ini
1/11/2026 - Penanaman pohon
Program TIRTA LESTARI melibatkan kelompok konservasi berbasis perempuan dan masyarakat lokal dalam penanaman 500 bibit pohon di Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi sumber air di kawasan hulu. (Courtesy - Tirta Lestari BWCC)

Dukungan terhadap program konservasi ini juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Bangli. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli, Ir. I Wayan Sarma, yang hadir mewakili Bupati Bangli, menilai pelestarian lingkungan perlu berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengatakan Bangli memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga kelestarian alam karena menjadi salah satu kawasan sumber air bagi kabupaten dan kota lain di Bali.

“Kami berkomitmen untuk mendukung upaya-upaya pelestarian lingkungan, karena keseimbangan antara peningkatan ekonomi dan kelestarian lingkungan perlu terus dijaga agar alam tidak dieksploitasi secara berlebihan untuk kepentingan ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bangli AKBP Anggun Adhika Putra mengingatkan bahwa keberhasilan kegiatan konservasi tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga dari keberlanjutan perawatannya.

Baja Juga :  Pemkab Maluku Tenggara Lepas 2 Jamaah Haji, Rasyid Minta Jaga Nama Baik Daerah

Melalui pendekatan Green Policing, ia mendorong masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga lingkungan, termasuk memastikan bibit yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik.

“Penanaman pohon ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi lingkungan dan generasi mendatang. Tantangan seperti perubahan iklim, erosi, dan ancaman terhadap ketersediaan air membutuhkan kepedulian serta aksi nyata dari semua pihak,” katanya.

Program TIRTA LESTARI dilaksanakan LBH Bali Woman Crisis Centre dalam kerangka proyek CO-EVOLVE (Strengthen Civic Space and Enhance the Enabling Environment and Capacity of Networked Local CSOs to Promote a Just and Inclusive Green Transition in Indonesia), dengan dukungan pendanaan bersama Uni Eropa dan Yayasan Penabulu.

Baja Juga :  Jelang HUT RI, Menkomdigi Minta Masyarakat Tak Mudah Percaya Video Demo yang Menyesatkan

Melalui restorasi ekosistem, pengembangan agroforestri, serta penguatan kelompok konservasi berbasis perempuan, program ini diharapkan dapat mendukung perlindungan kawasan tangkapan air sekaligus membuka peluang penghidupan masyarakat melalui praktik pengelolaan lahan yang berkelanjutan.

Penanaman 500 bibit pohon di Desa Buahan menjadi awal dari rangkaian kegiatan konservasi yang akan dilanjutkan dengan penanaman bertahap, pemeliharaan, dan pemantauan di wilayah sasaran program.(*)

Jangan Lewatkan Berita Terbaru!

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM di Channel Telegram kami.

✈ GABUNG CHANNEL TELEGRAM