TUAL, JENDELAMALUKU.COM – Sekretaris DPD Repdem Maluku, Roni Somar, ingatkan Polda Maluku agar transparan dalam mengusut kasus kematian siswa Madrasah RT (14) yang melibatkan Bripda MS
oknum anggota Brimob Polda Maluku di Kota Tual, Provinsi Maluku. Jumat (19/2/2026).
“Kami meminta agar kasus ini diusut secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Jangan sampai ada kesan pembiaran. Rakyat kecil butuh keadilan,” tegasnya. Minggu (22/2/2026).
Sekertaris Organisasi sayap partai PDI-Perjuangan Provinsi Maluku ini menekankan, Polda Maluku agar bekerja secara transparan dalam proses hukum hingga sidang kode etik.
“Tentunya kami berharap kasus ini selesai dan tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat, ingat bahwa saat ini kasus penganiyaan telah menjadi atensi nasional, artinya proses hukum yang berjalan harus jujur adil dan memenuhi harapan masyarakat kecil,” ungkapnya.
Pihaknya juga menegaskan akan berkomunikasi dengan DPRD Maluku, agar segera menggelar rapat dengar pendapat bersama Kapolda Maluku.
“Jika diperlukan, kami akan mendorong agar Kapolda Maluku turun langsung memastikan kasus ini ditangani dengan serius hingga tuntas. Negara tidak boleh kalah. Hukum harus berdiri di atas semua golongan,” ujarnya.
Roni menekankan bahwa keadilan bagi masyarakat
kecil harus menjadi prioritas utama. Ia berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional dan akuntabel demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Kami menaruh harapan besar kepada institusi Kepolisian, rakyat akan tetap bantu rakyat,” pungkasnya.






