AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama DPRD Kota Ambon mulai mematangkan penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.
Tahapan tersebut ditandai dengan disepakatinya Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) di Baileo Rakyat, Selasa (18/8/2026).
Dalam rancangan APBD 2027, belanja daerah Kota Ambon diproyeksikan mencapai Rp1.078.743.967.477.
Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah yang menjadi prioritas pemerintah.
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengatakan, kesepakatan KUA dan PPAS menjadi tahapan penting sebelum pemerintah melanjutkan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta penyampaian Rancangan APBD (RAPBD) kepada DPRD.
“Kita sudah berusaha mengikuti mekanisme yang berlaku, dan telah dilakukan kesepakatan progress tinggal dilanjutkan dalam penyusuanan Rencana LKerja dan Anggaran (RKA) dan penyampaian RAPD ke DPRD,” ungkap Bodewin.
Ia menjelaskan, Pemkot Ambon telah menyampaikan rancangan KUA dan PPAS APBD 2027 dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Sidang Tahun 2025/2026 pada 29 Juli 2026.
Penyampaian tersebut dilakukan dengan mengacu pada Pasal 90 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Menurut Bodewin, proses pembahasan KUA dan PPAS dilakukan secara hati-hati dan mendetail untuk memastikan setiap program yang masuk dalam rancangan anggaran memiliki kualitas, adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, serta responsif terhadap tantangan pembangunan.
“Kami sadari sungguh bahwa, proses pembahasan terhadap kebijakan umum maupun prioritas plafon anggaran sementara APBD Tahun Anggaran 2027, telah dilaukan dengan berhat-hati, cermat, dan sangat detil, semata-mata untuk menjamin bahwa program dan kegiatan yang ditampung benar-benar merupakan program dan yang berkualitas, adaptif, serta respinsif,” terangnya.
Bodewin menyebutkan, pembangunan daerah pada 2027 merupakan bagian dari pelaksanaan tahun ketiga RPJMD Kota Ambon 2025-2030.
Arah pembangunan tersebut difokuskan pada percepatan transformasi digital dan pengembangan ekonomi kreatif guna memperkuat daya saing Kota Ambon.
Arah kebijakan tersebut dijabarkan melalui 17 program prioritas yang menjadi acuan dalam penyusunan program pembangunan setiap tahunnya.
Selain belanja daerah sebesar Rp1,078 triliun, rancangan APBD Kota Ambon 2027 mencatat pendapatan daerah sebesar Rp1.134.493.967.477.
Sementara pembiayaan daerah dirancang sebesar Rp55.750.000.000.







