Meski demikian, Rasyid meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tetap mengoptimalkan penginputan data dan pemenuhan indikator yang masih berlangsung hingga akhir Juli 2026.
“Kami berharap seluruh OPD memberikan dukungan penuh agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Data yang diinput akan menjadi dasar penyusunan kebijakan dan strategi penguatan program pangan aman secara berkelanjutan di Kabupaten Maluku Tenggara,” tegasnya.
Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan di Ambon, Tamran Ismail, mengapresiasi komitmen Pemkab Maluku Tenggara dalam memperkuat pembinaan dan pengawasan obat serta makanan, termasuk pengembangan pangan lokal yang memenuhi standar keamanan.
Ia mengingatkan seluruh OPD teknis agar menginput data penilaian secara lengkap, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan karena akan menjadi bahan evaluasi tim penilai tingkat pusat.
“Penghargaan Gubernur Maluku akan diserahkan pada peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Maluku. Daerah terbaik nantinya akan mewakili Provinsi Maluku pada ajang penilaian tingkat nasional,” ujarnya.(*)







