Maluku

PLN Hidupkan Kembali PLTS Pulau Tiga, Warga Kini Menikmati Listrik 24 Jam

×

PLN Hidupkan Kembali PLTS Pulau Tiga, Warga Kini Menikmati Listrik 24 Jam

Sebarkan artikel ini

Listrik 24 Jam

14/9/2026 - PLN
PLN UIW Maluku dan Maluku Utara bersama Kementerian ESDM, Pemerintah Provinsi Maluku, dan NZMates meninjau PLTS Pulau Tiga di Negeri Asilulu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (14/9/2026).

AMBON, JENDELAMALUKU.COM – Warga Pulau Tiga, Negeri Asilulu, Kabupaten Maluku Tengah, kini dapat menikmati listrik selama 24 jam setelah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) setempat kembali beroperasi.

Sebelumnya, kerusakan pada sejumlah peralatan PLTS membuat masyarakat bergantung pada pembangkit listrik tenaga diesel dengan waktu layanan sekitar 12 jam per hari.

Setelah direvitalisasi melalui kolaborasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT PLN (Persero), serta program NZMates yang didukung Pemerintah Selandia Baru, PLTS kini kembali menjadi sumber utama pasokan listrik bagi masyarakat.

PLTS Pulau Tiga berkapasitas 75 kilowatt peak (kWp) dan dilengkapi sistem baterai yang memungkinkan energi surya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik sepanjang hari. Saat ini, sebanyak 66 pelanggan atau sekitar 120 jiwa telah menikmati layanan listrik 24 jam.

Baja Juga :  HPN 2026, Wali Kota Ambon Tekankan Peran Pers Kawal Demokrasi dan Pembangunan

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) , Dony Noor Gustiarsyah mengatakan, pengoperasian kembali PLTS tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas akses listrik andal di wilayah kepulauan.

“Setelah dilakukan revitalisasi melalui sinergi EBTKE, NZMates, dan PLN, PLTS ini berfungsi sebagai sumber utama untuk melistriki masyarakat Pulau Tiga. Saat ini terdapat 66 pelanggan atau sekitar 120 jiwa yang telah menikmati layanan listrik selama 24 jam,” kata Dony.
Menurutnya, pemanfaatan energi terbarukan memiliki peran strategis bagi Maluku dan Maluku Utara yang memiliki kondisi geografis berupa wilayah kepulauan dengan banyak pulau-pulau kecil.

Ketersediaan listrik sepanjang hari tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi peningkatan produktivitas, aktivitas ekonomi, serta kemandirian energi masyarakat di wilayah terpencil.

“Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi salah satu model yang dapat diterapkan di wilayah kepulauan lainnya. Kehadiran listrik 24 jam bukan hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga membuka peluang peningkatan produktivitas, aktivitas ekonomi, serta mendukung kemandirian dan ketahanan energi di wilayah kepulauan,” kata Dony.

Baja Juga :  FEB UI Gandeng STIKes Maluku Husada Dorong Ekonomi Sirkular Limbah Ikan di Negeri Lima dan Ureng

PLTS tersebut saat ini menjadi sumber utama untuk memenuhi kebutuhan listrik dengan beban puncak sekitar 9 kW.

Sementara itu, pembangkit diesel tetap disiapkan sebagai sumber cadangan ketika produksi energi surya menurun atau terjadi kondisi tertentu yang membutuhkan dukungan pasokan.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengatakan revitalisasi PLTS Pulau Tiga menunjukkan bahwa kolaborasi lintas pihak dapat menghadirkan akses energi bersih sekaligus meningkatkan kualitas layanan listrik bagi masyarakat terpencil.

Baca artikel menarik lainnya dari JENDELAMALUKU.COM Di CHANNEL TELEGRAM