Swedia, yang mencukur Tunisia 5-1 di laga pertama mereka, tidak mampu mengatasi ketangguhan fisik Brobbey. Di lini depan, lini serang Swedia yang banyak dipuji, Alexander Isak dari Liverpool dan Viktor Gyokeres dari Arsenal justru minim pasokan bola.
Babak Kedua Milik Gakpo
Dua belas menit setelah gol pertamanya, Brobbey mengubah skor menjadi 2-0 ketika umpan silang Denzel Dumfries dari sisi kanan yang sempat terbentur, jatuh tepat di jalurnya.
Ia pun menyontek bola melewati Kristoffer Nordfeldt.
Pelatih Swedia asal Inggris, Graham Potter, terlihat berdiskusi serius dengan staf kepelatihannya saat pertandingan terancam lepas dari kendali mereka.
Pada jeda hidrasi yang tidak populer, Potter langsung menghampiri bek kiri Gabriel Gudmundsson dari Leeds United, yang terus dieksploitasi oleh Dumfries dan Donyell Malen yang tampil lincah.
Swedia kemudian mendapat peluang terbaik mereka ketika Gyokeres melepaskan umpan silang kepada Yasin Ayari yang berdiri bebas, namun Ayari gagal mengontrol bola dengan dadanya.
Gyokeres menjadi pemain berikutnya yang menyia-nyiakan peluang emas, gagal menendang bola dengan sempurna setelah menerima umpan dari Isak yang sepanjang laga tampil minim kontribusi.
Gyokeres dan Ayari kembali mendapatkan peluang mencetak gol, namun semuanya digagalkan oleh Verbruggen yang harus bekerja ekstra keras di akhir babak pertama.
Belanda pun sempat tertekan sebelum turun minum.
Penutup yang Manis
Koeman memasukkan Summerville menggantikan Malen di awal babak kedua, dan dua menit berselang, misi Swedia menjadi semakin mustahil.
Gakpo menceploskan bola dari jarak dekat setelah memanfaatkan umpan silang rendah berbahaya lainnya dari Dumfries. Ketiga gol pertama Belanda tersebut tercipta lewat skema yang sangat mirip.
Gakpo mencetak gol keempat yang indah pada menit ke-54, mengecoh bek lawan sebelum melepaskan tembakan rendah ke pojok bawah gawang.
Elanga sempat memperkecil kedudukan lima menit kemudian ketika ia lolos dari kawalan lini pertahanan Belanda dan menghujamkan bola melewati Verbruggen.
Namun, Summerville menggenapkan kemenangan menjadi lima gol di menit-menit akhir, yang merupakan gol keduanya di Amerika Utara.(*)







