Pemain yang Dipertahankan: Pemain Benfica, Fredrik Aursnes, menjadi satu-satunya pemain dari laga sebelumnya yang tetap dipasang sejak awal.
Para pemain pilar ini dipastikan akan kembali bermain di babak berikutnya, di mana Norwegia dijadwalkan menghadapi Pantai Gading di Dallas pada Selasa depan.
Di kubu Prancis, bek Arsenal William Saliba harus absen karena masalah punggung, sehingga posisinya digantikan oleh bek Crystal Palace, Maxence Lacroix. Sementara itu, Doue, Theo Hernandez, dan Aurelien Tchouameni kembali masuk ke dalam susunan pemain utama.
Namun, Dembele dan Mbappe tetap dipercaya turun sejak awal.
Laga ini menjadi penampilan (cap) ke-101 bagi Mbappe yang berambisi menambah koleksi 16 golnya di Piala Dunia demi mengejar rekor total 18 gol milik Lionel Messi.
Panggung Utama Milik Dembele
Meski Mbappe diunggulkan, justru Dembele, rekan setimnya saat Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 yang mencuri perhatian utama berkat hat-trick gemilangnya.
Mbappe mengirimkan umpan matang kepada pemain berusia 29 tahun itu untuk gol pembuka.
Dembele menusuk dari sisi kanan, mengecoh lawan, lalu melepaskan tembakan mendatar dengan kaki kanannya yang gagal dihalau kiper Egil Selvik.
Catatan Taktis: Dembele bertransformasi menjadi pemenang Ballon d’Or setelah pelatihnya di PSG, Luis Enrique, menggeser posisinya dari pemain sayap murni menjadi peran yang lebih ke tengah.
Namun dalam laga ini, ia kembali mengacak-acak pertahanan lawan dari sisi kanan luar.
Gol keduanya tercipta setelah ia menusuk ke dalam dan melepaskan tembakan melengkung mendatar dengan kaki kirinya ke pojok tiang jauh.
Aasgaard, pemain asal klub Rangers, sempat memperkecil kedudukan lewat sepakan mendatar yang menembus gawang Mike Maignan akibat kelengahan lini pertahanan Prancis sesaat setelah sepak mula.
Namun, Dembele langsung membalas dengan mencetak gol ketiga Prancis. Kembali lewat sepakan melengkung kaki kiri ke pojok bawah yang sama, meski kali ini dilakukan dari dalam kotak penalti.
Masuk Jajaran Elite Prancis
Menorehkan tiga gol dalam rentang waktu 25 menit di babak pertama sejatinya bukan hat-trick tercepat dalam sejarah Piala Dunia, rekor tersebut masih dipegang oleh pemain Hungaria, Laszlo Kiss, yang hanya membutuhkan waktu kurang dari delapan menit saat melawan El Salvador pada tahun 1982.
Meski begitu, Dembele kini masuk dalam jajaran elite Prancis: pemain Les Bleus sebelumnya yang pernah mencetak hat-trick di ajang ini hanyalah Just Fontaine (dua kali pada 1958) dan Mbappe (tiga gol di final 2022).







